This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Social Profiles

Pages

Saturday, 30 May 2015

Glok Lihat Dua TNI Dieksekusi

Glok Lihat Dua TNI Dieksekusi
Kepolisian Resor (Polres) Lhokseumawe yakin bahwa Zulkarnaini alias Glok (28), warga Pulo Meuria, Kecamatan Geurudong Pase, Aceh Utara yang menyerahkan diri ke polisi setempat pada Kamis (28/5) sore, merupakan kelompok Din Minimi. Ia bahkan mengaku terlibat langsung menculik Panglima Muda Komite Peralihan Aceh (KPA) Pase, Mahmudsyah alias Ayah Mud (48) pada Minggu, 22 Maret 2015.
Yang juga mengagetkan adalah pengakuannya menyaksikan langsung saat rekan-rekannya mengeksekusi dua intel TNI dari Kodim 0103 Aceh Utara, yakni Sertu Indra dan Serda Hendri pada Selasa, 24 Maret 2015, di kawasan Nisam Antara, Aceh Utara.
“Glok juga terlibat dalam kasus penculikan Mualidin alias Makwo (25), warga Geulumpang Sulu Barat, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara pada Minggu, 15 Februari 2015, dan sejumlah tindak kriminal lainnya,” beber Kapolres Lhokseumawe, AKBP Cahyo Hutomo, melalui Kabag Ops Kompol Isharyadi, di Lhoksumawe, Jumat (29/5) sore.
Selain mengaku sebagai anggota komplotan Din Minimi, saat menyerah Glok juga memperlihatkan beberapa koleksi fotonya selama di hutan sedang memegang senjata api laras panjang. Teman-temannya yang sudah duluan ditangkap pun mengakui bahwa Glok benar sebagai anak buah Din Minimi. Semua fakta dan pengakuan itu, membuat Kapolres Lhokseumawe yakin bahwa Glok yang barusan menyerahkan diri benar sebagai anggota komplotan Din Minimi.
Kompol Isharyadi juga menyampaikan pengakuan Glok (glok dalam bahasa Aceh maknanya cangkir -red) bergabung pertama kali dengan kelompok Din Minimi pada Februari 2015 di kawasan Kuta Makmur, Aceh Utara.
Setelah dua anggota TNI “gugur” karena ditembak dan kawasan Nisam langsung dikepung TNI dan Polri, Glok pun melarikan diri ke Sigli, Kabupaten Pidie, bersama kelompoknya. “Dua pekan berada di Sigli, dia pun kembali lagi ke Geurudong Pase. Saat pulang ke Geurudong Pase, Glok tidak membawa senjatanya. Itu sebab saat menyerahkan diri Kamis kemarin Glok tidak menyerahkan senjata,” kata Kompol Isharyadi, Jumat.
Kompol Isharyadi juga membeberkan awal kisah mengapa Glok mau menyerahkan diri. Mulanya, personel Polsek Geurudong Pase mendatangi rumah orang tua Glok untuk memberi tahu bahwa anaknya itu telah melanggar hukum sejak bergabung dengan kelompok Din Minimi. “Lalu orang tuanya pun meminta anaknya itu untuk menyerah dan Glok ternyata mau,” ujar Isharyadi.
Dengan menyerahkan diri secara sukarela, kata Kompol Isharyadi, maka dipastikan Glok akan diperlakukan secara baik-baik. Dalam proses hukum nantinya pun bakal ada keringanan. “Jadi, kami imbau kepada Din Minimi dan komplotannya untuk menyerahkan diri juga, mengikuti jejak Glok. Kami pastikan akan diperlakukan secara baik,” pungkas Kompol Isharyadi.
Sebelumnya diberitakan, Zulkarnaini alias Glok, mengaku kepada polisi sebagai anggota komplotan Din Minimi. Lalu warga Pulo Meuria, Kecamatan Geurudong Pase, Aceh Utara itu menyerahkan diri ke pihak Polres Lhokseumawe pada Kamis (28/5) sekitar 16.30 WIB.
Tapi baru sehari kemudian terkonfirmasi lebih detail rekam jejak (track record) Glok selama bergabung dengan Nurdin bin Ismail alias Din Minimi, mantan kombatan GAM yang pada masa damai ini pun masih mengangkat senjata.

Pengungsi Bangladesh Berulah di Pelabuhan Langsa


Usai Shubuh, sejumlah pengungsi asal Bangladesh nyaris berbuat ulah di lokasi penampungan Pelabuhan Kuala Langsa, Kota Langsa, Nanggroe Aceh Darussalam, Senin (25/05/2015).
Pantauan hidayatullah.com langsung di lokasi sekitar pukul 06.17 Wib, awalnya para pengungsi Bangladesh shalat Subuh berjamaah di halaman parkir selatan. Usai itu, mereka mendengarkan ceramah dari seseorang yang tampaknya digurukan.
Ceramah dilanjutkan dengan doa bersama. Dalam doa itu, sebagian jamaah menangis tersedu-sedu. Sementara sang pemimpin doa tampak berapi-api membacakan lafal demi lafal berbahasa Arab dan Myanmar.
Begitu bubar, mereka kembali ke barak, sekitar 50 meter sebelah timur tempat shalat. Belum juga semuanya masuk barak, tahu-tahu sebagian mereka tampak meributkan sesuatu. Perlahan, tensi keributan agak meninggi.
Hingga kemudian, beberapa orang pengungsi Bangladesh bergerak maju ke arah barak pengungsi Rohingya asal Myanmar. Barak Rohingya terletak sekitar 100 meter di sebelah utara barak Bangladesh.
Namun, pergerakan orang tadi langsung ditahan oleh kawan-kawannya. Sang penceramah tadi pun turun tangan, mencoba menenangkan saudara se-Tanah Air-nya.
Saat media ini mencoba meminta keterangan kepada ustadz berjanggut lebat itu, ia mengatakan bahwa tidak terjadi apa-apa.
La, la, la,” ujar pria yang masih berjubah itu dalam bahasa Arab plus isyarat tangan.
Melihat situasi demikian, seorang petugas polisi di depan barak Rohingya mendatangi kerumunan pengungsi Bangladesh. Setelah berkomunikasi dengan mereka, polisi bersepeda motor itu pergi. Lalu datang sejumlah petugas keamanan dari satpol PP dan seorang tentara. Petugas lain ada yang membawa tongkat kayu untuk jaga-jaga. Beberapa orang Rohingya tampak memperhatikan situasi dari depan barak mereka.
Komunikasi antara petugas dengan pengungsi Bangladesh kembali terjalin. Petugas tampaknya mengkhawatirkan mereka akan menyerang pengungsi Myanmar. Dengan campuran bahasa isyarat dan Inggris sekadarnya, orang-orang Bangladesih tadi disuruh tenang dan berbalik. Mereka pun, juga dengan bahasa isyarat, menyangkal akan melakukan kekerasan.
No, no, no!” ujar pria “yang digurukan” kepada petugas, maksudnya tidak ada perkelahian.
Saat awak media ini turut mengajak mereka untuk tenang, mereka pun tersenyum. Sebagian bahkan langsung membicarakan soal sarapan. “Makan, makan!” ujar beberapa pria Bangladesh dengan logat asing.
Gara-gara Air Panas
Berdasarkan informasi yang dihimpun hidayatullah.com, keributan singkat tadi dipicu masalah sepele, yaitu air panas.
Water hot, water hot,” ujar sebagian mereka dalam bahasa Inggris ala kadarnya, dengan maksud minta air panas kepada petugas.
“Air panas di tempat mereka habis. Mereka minta jatah. Orang Bangladesh memang begitu. Kalau dibiarkan bisa-bisa tukang masak air (di dapur umum) disikat,” terang seorang petugas yang menutupi namanya.
Keributan berakhir sekitar pukul 06.30 Wib setelah mereka berembug. Petugas pun mengantar tiga orang Bangladesh mengambil air di dapur umum. Dapur ini terletak di samping barak Rohingya.
Seorang petugas keamanan setempat mengaku, kejadian seperti itu tidak sering terjadi. Selama ini, pengungsi Bangladesh memang dikenal agak susak dikontrol. Olehnya, di depan barak mereka dipasang pagar kawat polisi. Berbeda dengan pengungsi Muslim Rohingya. Hubungan antara dua kubu pengungsi itu tidak baik.*

Friday, 29 May 2015

Benitez ke Madrid, Zidane Kembali Jadi Asisten Pelatih

Benitez ke Madrid, Zidane Kembali Jadi Asisten Pelatih
 Media Spanyol menggembar-gemborkan skenario baru calon pelatih anyar Real Madrid. Rafael Benitez masih jadi kandidat utama untuk mengisi kekosongan sepeninggal Carlo Ancelotti.
Bedanya, sekarang Madrid juga dipercaya menyiapkan Zinedine Zidane untuk menjadi asistennya nanti.
Menurut AS, Benitez memberikan syarat agar Madrid menunjuk asisten yang memiliki kedekatan dengan para pemain dan imej bagus di hadapan fans. Nah, dalam hal ini sosok Zidane dirasa paling pas.
Bila jadi ditunjuk sebagai asisten, maka Zidane akan bertukar posisi dengan Fernando Hierro. Legenda Madrid yang musim lalu menjadi asisten Ancelotti tersebut bakal dipercaya menangani tim Castilla.
Untuk mengemban tugas mendampingi Benitez, Zidane dirasa tak akan canggung. Pasalnya, dia sempat memangku tanggung jawab tersebut, menjadi asisten Ancelotti saat Madrid meraih La Decima.

Honda Beat Tak Akan Ganti Nama di Filipina

Honda Beat Tak Akan Ganti Nama di Filipina
Honda Filipina lewat Honda Phillipines Inc telah mengekspor All New Honda Beat eSP dari Indonesia. Menariknya, skuter matik (matik) ini akan tetap menggunakan nama Beat saat dipasarkan di Filipina.

Ya, diferensiasi produk untuk All New Honda Beat eSP rupanya tak berlaku. Honda Filipina akan tetap menggunakan Beat sebagai nama skutik 110cc ini. Apa yang menjadi alasan nama Beat tidak berubah di Filipina?

Menurut Presiden Direktur PT Astra Honda Motor (AHM), Toshiyuki Inuma, ada beberapa faktor yang diperhatikan untuk pemilihan nama. Pertama, nama itu akan diterima atau tidak serta cocok atau tidak dengan pasar tujuan.

Dan rupanya pihak AHM dan Honda Filipina memandang nama Beat tetap layak digunakan untuk pasar domestik Filipina.

Selain itu, Toshiyuki mengatakan, produsen juga perlu memperhatikan, apakah nama yang akan digunakan pada produk tersebut sudah digunakan atau dipatenkan oleh produsen setempat. 

"Jika nama sudah disertifikasi atau diambil produk lain, maka tidak bisa kami gunakan. Untuk Beat di Filipina belum ada yang menggunakan dan dinilai cocok digunakan di sana," kata Toshiyuki.

Selain akan menggunakan nama yang sama, skutik ini juga tak punya perbedaan berarti dalam hal spek. Hanya saja ada beberapa perubahan terkait dengan front number plate dan perubahan label karena masalah bahasa.

AHM sendiri menargetkan akan mengekspor All New Honda Beat eSP sebanyak 30 ribu per tahun. Tahun depan diharapkan ekspor AHM akan meningkat menjadi 50 ribu per tahun.

KOMENTAR NYINYIR ABBOTT SOAL MIGRAN ROHINGYA



Perdana Menteri Australia Tony Abbott, mengesampingkan rencana membantu menerima pengungsi yang lari ke Asia Tenggara, dengan alasan akan memperburuk masalah dan mendorong lebih banyak orang naik perahu.
Abbott, yang pemerintahan konservatifnya menerapkan kebijakan menghentikan perahu, mengatakan bahwa Australia "tidak akan mendukung orang berpikir bahwa mereka bisa naik perahu, bekerja sama dengan penyelundup manusia untuk memulai kehidupan baru".
"Tidak, tidak, tidak," kata pemimpin Australia itu menambahkan jawabannya atas pertanyaan wartawan apakah ia akan menawarkan permukiman untuk pengungsi asal suku Rohingya, yang ditekan pemerintah Myanmar, dan Bangladesh.
"Kalau kami memberi sedikit saja harapan kepada orang naik perahu, persoalan itu hanya akan menjadi semakin parah, bukan lebih baik," kata dia.
Sekitar 3.000 pengungsi telah diselamatkan oleh Malaysia, Aceh, dan Thailand dalam kurun 10 hari terakhir setelah pemerintah Thailand menggerebek jaringan perdagangan manusia. Kebijakan Thailand ini membuat sindikat perdagangan manusia menjadi kacau dan menelantarkan para migran terlunta-lunta di lautan.
Abbott menegaskan peran Australia adalah menghentikan perdagangan manusia dengan strategi menghentikan perahu-perahu pengungsi itu masuk ke wilayah Australia.
"Cara terbaik untuk melakukan itu adalah dengan tegas bahwa seketika Anda menaiki perahu yang bocor, Anda tidak akan pernah mendapatkan apa yang Anda inginkan, yaitu sebuah kehidupan baru di negara Barat," kata dia.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanata Nasir menimpali pernyataan PM Abbott itu dengan mengingatkan bahwa Australia adalah negara yang menandatangani Konvensi Pengungsi, yang harus memikul tanggung jawab yang melekat sebagai penandatangan konvensi tersebut.
"Negara penandatangan konvensi tentang pengungsi harus bertanggujawab. Ini adalah tergantung mereka untuk memastikan bahwa mereka bertindak sesuai dengan apa yang mereka telah tandatangani," kata Nasir kepada wartawan di Jakarta.
"Jika Anda meyakininya ketika Anda menandatanganinya, maka Anda harus bertindak sesuai dengan konvensi itu dan menerima tanggung jawab tersebut," katanya.
Indonesia, bersama dengan Malaysia dan Thailand, awalnya menolak untuk menerima manusia-manusia perahu yang kelaparan dan nyaris meninggal dunia tersebut.
Namun Malaysia dan Indonesia, Rabu, setelah pembahasan di Kuala Lumpur, mengumumkan akan menerima manusia perahu untuk satu tahun ke depan hingga mereka mendapatkan pemukiman permanen di negara ketiga dengan bantuan badan internasional.
Indonesia, Malaysia, dan Thailand bukanlah penandatangan Konvensi Pengungsi.
Pemerintah Australia telah menerapkan pendekatan operasi militer untuk menolak perahu-perahu pengungsi pencari suaka yang mencoba memasuki perairan Australia sejak Abbott menjadi Perdana Menteri Australia pada September 2013, demikian AFP melaporkan.
Sumber: atjehcyber

Yamaha Grand Filano Meluncur Akhir Bulan

Yamaha Grand Filano Meluncur Akhir Bulan
 PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) mengonfirmasi, motor yang akan segera diluncurkan di acara Pekan Raya Jakarta (PRJ) nanti adalah skuter premium Grand Filano.
“Iya benar, motor itu akan diluncurkan dalam pameran Pekan Raya Jakarta” kata Assistant General Manager Marketing PT YIMM, Mohammad Masykur,
Namun, untuk mesin dan model, Masykur masih enggan mengungkapkan lebih dalam mengenai perubahan yang akan dilakukan untuk pasar di Indonesia.
"Motor ini untuk melengkapi pilihan bagi para konsumen, sehingga konsumen dapat dengan bebas memilih jenis dan model apa yang diinginkan," katanya.

Motor BMW Produksi Asia akan Hadir Tahun Depan

Motor BMW Produksi Asia akan Hadir Tahun Depan
Sepeda motor India dengan cita rasa Eropa semakin dekat kehadirannya. Ini tak lain karena dua perusahaan otomotif, BMW Motorrad asal Jerman dan produsen sepeda motor dari India, yaitu TVS, siap meluncurkan produk perdana.
Menurut Presiden Direktur PT TVS Motor Company Indonesia, R Anandakhrisnan, jika tak ada aral melintang, motor hasil kolaborasi ini akan diluncurkan di awal 2016.
"Proyek BMW-TVS berjalan sesuai rencana. Produk kemungkinan diluncurkan pada semester pertama 2016," ucap Anandakhrisnan, Jumat 29 Mei 2015.??
Sayangnya tidak disebutkan secara gamblang, bagaimana bentuk dan spesifikasinya. Hanya saja, Anandakhrisnan juga menyatakan, meski dirancang BMW, namun secara perakitan dilakukan oleh TVS di India.
Dengan bagitu, kemungkinan motor yang dibuat ini masuk dalam jenis motor sport, seperti sepeda motor keluaran Eropa. Hanya saja, karena tempat produksinya di India, dipastikan harga akan jauh lebih murah.
Namun Anandakhrisnan bersedia membocorkan satu informasi, yaitu motor hasil kolaborasi ini akan hadir dengan mesin berkapasitas 300cc.
"Motor itu juga akan hadir di Indonesia," ujarnya.
Namun sayang, saat ditanya kapan motor tersebut diluncurkan di Indonesia, ia enggan menjawabnya.
Sekedar informasi, dikabarkan motor hasil kolaborasi BMW dan TVS bentuknya akan mirip dengan motor konsep yang pernah dihadirkan TVS di Pekan Raya Jakarta 2014 lalu, yaitu TVS Draken.

12 Pesantren Siap Tampung Pengungsi Rohingya

12 Pesantren Siap Tampung Pengungsi Rohingya
 Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan, sedikitnya 12 pondok pesantren di Jawa Timur dan Jawa Barat siap menampung pengungsi Rohingya, terutama anak-anak yang hidup sebatang kara karena terpisah dari orang tua dan familinya.
“Berdasarkan pendataan di lapangan, anak-anak pengungsi Rohingya di Aceh dan tempat lain banyak yang menjadi yatim piatu dan terpisah dari keluarga besarnya,” kata Kofifah seusai menjadi pembicara pada khataman putri di Pondok Pesantren Raudhatut Thullab, Desa Wonosari, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang, Jateng, Rabu (27/5).
Ia menuturkan bahwa mereka butuh pemulihan secara psikososial dan perlu mendapatkan hak asuh karena hidup sebatang kara. Oleh karena itu, perlu tempat yang memadai untuk menampungnya.
Menurut Kofifah, sebanyak 12 pondok pesantren yang siap menampung tersebut, antara lain, Pondok Pesantren di Malang, Pasuruan, Bojonegoro, Jatim, dan Sukabumi, Jawa Barat.
“Pesantren merupakan tempat penampungan yang dirasa cukup kondusif dan efektif bagi anak-anak tersebut,” ucapnya. Untuk kebutuhan penempatan kembali para pengungsi Rohingya, kata Kofifah, memerlukan waktu selama satu tahun. Setelah setahun, pihaknya mendorong komunitas internasional untuk bertanggung jawab terhadap nasib para pengungsi itu, seperti PBB dan negara-negara lain.
“Hal ini bukan menjadi tanggung jawab Indonesia saja, melainkan juga tanggung jawab dunia,” ujarnya. Ia sebutkan, dari 1.250-an pengungsi Rohingya, banyak yang terpisah dari anggota keluarganya, misalnya, sang istri berada di Aceh, tapi suami mengungsi di Malaysia.
Ia katakan, Kementerian Sosial berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri untuk membicarakan reunifikasi (penyatuan kembali) para pengungsi ke keluarganya.

“Menlu Indonesia nantinya akan berkomunikasi dengan Menlu Malaysia mengenai hal ini,” tambahnya. Pengasuh Pondok Pesantren Raudhatut Thullab Tempuran, Said Asrori mengatakan pihaknya siap untuk menampung anak-anak pengungsi Rohingya. Di Pondok pesantren yang dikelolanya mampu menampung 500 santri.
“Kami siap menampung dengan jumlah yang kami tampung sekitar 50 orang,” katanya. Sementara itu, Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin menyatakan, banyak anak yang kehilangan orang tuanya selama mereka berada di perahu berminggu-minggu, maka mereka akan ditampung di pondok pesantren untuk mendapatkan pendidikan.
“Anak-anak yatim piatu itu kita didik di pondok pesantren, karena pendidikan itu hak mereka. Khusus untuk anak-anak, karena yang sudah dewasa tentu akan ada penanganan dengan opsi yang berbeda,” ujar Menag di Wonosobo
Ia menuturkan pengungsi Rohingya tetap menjadi konsentrasi Pemerintah Indonesia untuk menyantuni mereka. “Jadi kebijakan presiden, Pemerintah Indonesia jelas ketika mereka sudah masuk wilayah Tanah Air maka demi kemanusiaan kita harus menyantuni mereka sebagai pengungsi, mereka harus kita ayomi. Hal itulah yang sudah dilakukan di Aceh,” terangnya.
Sementara itu, Reza Maulana dari Mahasiswa Peduli Keadilan (MPK) di Banda Aceh kemarin mengatakan, seluruh bantuan yang dikerahkan untuk pengungsi Rohingya di Aceh, penting dan mendesak. Tapi tidak boleh dilupakan hal lain yang jauh lebih penting, yakni memecahkan permasalahan yang terjadi di Myanmar agar gelombang pengungsi dari negara itu tidak terulang lagi di kemudian hari.
Dalam pernyataan sikapnya yang dikirimkan ke Serambi kemarin, MPK berpendapat, Indonesia sebagai negara demokratis serta menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, harus mengambil peran penting dalam penyelesaian kasus Rohingya tersebut.
Sejalan dengan itu, MPK mengutuk keras para pelaku pelanggaran HAM di belahan dunia mana pun, termasuk di Myanmar. Lembaga ini juga menuntut Pemerintah Myanmar menyelesaikan masalah Rohingnya hingga tuntas dalam waktu singkat.


MPK juga mendesak ASEAN untuk mencabut keanggotaan Myanmar, apabila terus melakukan pelanggaran HAM berat atau bersikap diskriminatif dan tiran terhadap muslim Rohingya.

Ini alasan cuaca panas di India bunuh ribuan orang



India tengah mengalami gelombang panas hebat. Tercatat hingga kini, lebih dari 1.000 warganya tewas akibat bencana ini.
Gelombang panas yang kali ini terjadi di India rupanya lebih parah dari yang pernah terjadi beberapa tahun lalu, tepatnya pada 2007. Kala itu, sebanyak lebih dari 100 orang warganya tewas akibat suhu udara yang mencapai 45 derajat Celsius.
Kejadian yang dulu terjadi di India utara dan tengah itu merupakan sejarah pertama kali kematian akibat cuaca amat panas. Negara bagian Uttar Pradesh, yang adalah negara bagian India termiskin dan paling banyak penduduk, mendapat serangan terburuk, dengan sembilan orang tewas akibat gelombang panas.
Sepekan terakhir, panas di India makin menjadi dan memakan korban hingga ribuan jiwa. Selain itu, dampak dari gelombang panas ini adalah aspal jalan yang meleleh.
Cuaca harian rata-rata mendekati 50 derajat celcius. Daerah terparah ada di selatan India. Kota Telangana menjadi wilayah paling panas, dengan catatan 48 derajat celcius. Disusul kemudian Negara Bagian Andhra Pradesh bersuhu 47 derajat celcius.
Korban tewas paling banyak, mencapai 853 orang, berasal dari Andhra Pradesh, 266 di Telangana dan 24 lainnya meninggal di Barat Bengal dan Orissa. Korban tewas paling banyak dari kalangan pekerja konstruksi, orang tua, dan tunawisma.
Suhu panas luar biasa ini sudah melanda sejak pertengahan April lalu. Rumah sakit di seantero Negeri Sungai Gangga telah menginstruksikan bahaya serangan cuaca panas ini. Otoritas India juga menegaskan agar warga - khususnya lansia - tetap di rumah bila tak punya urusan penting.
Penyebab meningkatnya suhu di India ini adalah pemanasan global yang semakin buruk. Sebuah penelitian terbaru dari Nature Climate Change menunjukkan peningkatan tekanan panas udah membatasi kepasitas tenaga kerja di India sehingga banyak dari mereka menjadi korban.
Sementara itu, sebuah studi terpisah menerangkan tekanan panas akan semakin meningkat, tak hanya di India, Amerika Serikat pun akan terkena dampaknya. Efek rumah kaca ini akibat polusi udara yang semakin meningkat.
Beberapa negara dengan penduduk yang banyak diharapkan waspada dengan peristiwa gelombang panas ini. Sebab polusi yang dihasilkan kendaraan bermotor, hingga kurangnya ruang terbuka hijau menjadi penyebab utama gelombang panas tersebut.
Ruang terbuka hijau berfungsi untuk meredam tingginya polusi, sebab tumbuhan hijau menyerap karbon dioksida, sementara mengeluarkan oksigen yang dibutuhkan manusia untuk bernapas dan membuat udara semakin sejuk.
Penggunaan pendingin ruangan (AC) juga membuat udara alami berkurang, karena freon, bahan yang digunakan untuk mendinginkan AC tersebut dapat mengakibatkan pencemaran udara. Efek rumah kaca membuat lapisan ozon semakin tipis, hingga kondisi cuaca semakin tak menentu.
Diperkirakan, gelombang panas di India akan terus terjadi sepanjang musim kemarau. Musim penghujan yang seharusnya terjadi pada Juni mendatang, diprediksi akan mengalami keterlambatan.

'Benitez Bakal Bikin Ronaldo Jadi Bek Tangguh'

'Benitez Bakal Bikin Ronaldo Jadi Bek Tangguh'
Pelatih Napoli, Rafael Benitez menjadi calon kuat pengisi kekosongan kursi kepelatihan Real Madrid. Sejumlah pihak menanggap pria asal Spanyol itu sosok tepat, tapi sebagian lagi justru menyangsikan kemampuan melatih Benitez.

Salah satunya datang dari mantan anak didiknya di Liverpool, Ryan Babel. Lewat media sosial, pemain internasional Belanda tersebut menyindir Benitez. Dikatakannya, mantan pelatih Inter Milan tersebut bakal mengubah peran Cristiano Ronaldo di Madrid.

"Benitez menjuju Real? Dia akan membuat Ronaldo menjadi bek tangguh," sindir pemain dengan nama lengkap Ryan Guno Babel tersebut, lewat akun Twitternya, @Ryanbabel.

Babel memang memiliki urusan yang "tak terselesaikan" dengan Benitez. Dia didatangkan Benitez ke Liverpool pada 2007, dengan harga £11.5 juta. Tapi dari 146 laga yang dilakoninya dalam empat musim, cuma 65 kali dia dijadikan starter. 

Tak berkembang, Babel akhirnya mesti menerima kenyataan pahit pada Januari 2011. Pemain yang telah mengoleksi 42 caps bersama Timnas Belanda tersebut dijual oleh Kenny Dalglish, yang ketika itu didapuk menjadi manajer The Reds.

Babel, yang kini membela klub asal Turki, Kasimpasa, juga pernah meminta maaf kepada Benitez pada 2010. Itu dilakukan setelah pesepakbola berusia 28 tahun tersebut mengkritik keputusan sang manajer yang tak memasukannya ke dalam skuad, tanpa penjelasan.

Akibat Truk terbalik,17 Pelajar Tapanuli Tengah Tewas


17 Pelajar Tapanuli Tengah Tewas Akibat Kecelakaan
                                                                                                                                                    Photo Serambi/Ferizal Hasan
MEDAN - Truk pengangkut pelajar anak karyawan perkebunan PT SGSR di Kecamatan Sirandorung, Tapanuli Tengah, Sumut terbalik hingga menyebabkan 17 orang tewas, Kamis (28/5/2015) pagi.
Seluruh korban dipastikan pelajar yang terdiri dari 11 laki-laki dan enam orang sisanya perempuan. Insiden ini juga menyebabkan lima pelajar lainnya terluka.
"Seluruh korban sudah dievakuasi ke Puskesmas Manduamas. Korban ada yang SD, SMP dan SMA," kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Helfi Assegaf.
Kecelakaan maut ini terjadi saat truk dalam perjalanan menuju sekolah. Ban depan bagian kanan truk BK 8912 EA itu kemudian pecah sehigga mengakibatkan sopir kehilangan kendali.
"Sopir tak bisa mengendalikan truknya yang mengakibatkan terbalik. Data yang saya terima ada 30 pelajar yang diangkut truk," tandasnya.
Helfi mengatakan truk naas itu sudah berhasil dievakuasi ke Satlantas Polres Tapteng. Sementara sopir, Rahmadani masih menjalani pemeriksaan.

Hujan Deras, Delapan Tahanan Kabur dari Rutan


MEDAN - Delapan tahanan kabur dari Rutan Padangsidimpuan, Kabupaten Padanglawas, Sumut, Kamis (28/5) dini hari. Pengejaran terhadap pelaku masih terus dilakukan dengan melibatkan polisi.
Kasubbag Humas Ditjen Pas, Akbar Hadi Prabowo menjelaskan dugaan kuat kedelapan pelaku melarikan diri sekira pukul 01.00 WIB. Mereka diyakini memanfaatkan hujan deras untuk menghindari kecurigaan petugas. Dari ruangan pelakuditemukan kain yang dijadikan tali untuk memanjat tembok.
Akbar menjelaskan kedelapannya berada dalam satu kamar tahanan. "Mereka satu kamar. Kasusnya sedang kita dalami," kata Akbar, Kamis (28/5) sore.
Ia menyebutkan saat kejadian hanya ada dua petugas rutan. Sementara tahanan berjumlah 66 orang. Meski begitu kedua petugas itu tetap diperiksa untuk dimintai pertanggung-jawabannya.
Akbar mengharapkan peran serta masyarakat untuk memberikan informasi mengenai keberadaan orang asing di lingkungannya. Dalam pengejaran ini pihaknya dibantu Polres Tapanuli Selatan dan Polsek Binanga.