This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Social Profiles

Pages

Sunday, 7 June 2015

Kapal Nelayan Hancur dan Tenggelam akibat disambar petir


BIREUEN - Alamsyah (45) masih mengalami trauma, dan harus beristirahat. Lelaki yang bekerja sebagai nelayan itu nyaris tewas ketika petir menyambar kapal yang dipakainya, Jumat (5/6/2015). Kapal yang dipakainya itu rusak dan tenggelam akibat peristiwa tersebut.
Alamsyah adalah nelayan warga Desa Pante Rheng, Kecamatan Samalanga, Kabupaten Bireuen, Aceh. Saat cuaca buruk hujan dan petir menyambar, dia berada sekitar 1.5 jam dari tepian Pantai Kuala Pante Rheng, Kecamatan Samalanga.
”Saat peristiwa terjadi, kondisi cuaca, hujan deras disertai petir yang tiba-tiba menyambar boat-nya hingga rusak parah,” kata Muzakkir, tokoh masyarakat di desa tempat Alamsyah tinggal, Sabtu (6/6/2015).
Sebelumnya, Alamsyah sempat terombang ambing setelah sambaran petir. Beruntung, lelaki itu diselamatkan oleh nelayan di sekitar yang berada tak jauh dari lokasi kapal Alamsyah yang telah tenggelam.
Saat ini, Alamsyah masih beristirahat di rumah, sambil menunggu tenaganya pulih untuk bisa melaut kembali.

331 Orang Tewas dalam Musibah Kapal Terbalik di China

Korban Tewas dalam Musibah Kapal Terbalik di China Mencapai 331 Orang

BEIJING-Stasiun televisi pemerintah CCTV dan kantor berita resmi China Xinhua, Sabtu pagi (6/6/2015), melaporkan korban tewas mencapai 345 orang, tetapi kemudian meralat jumlah itu menjadi 331 orang.
Jumlah korban tewas dalam musibah terbaliknya kapal “Eastern Star” di China bertambah menjadi 331 orang, Sabtu (6/6/2015) sewaktu tim SAR melakukan pencarian yang lebih intensif di dalam kapal, setelah berhasil membalikkan kapal itu di tengah derasnya arus Sungai Yangtze.
Pihak berwenang telah mengaitkan terbaliknya kapal pesiar itu hari Senin (1/6) akibat angin besar yang mendadak, namun telah menahan kapten dan ahli teknik yang selamat dalam musibah itu. Keluarga para korban mempertanyakan tentang mengapa kapal pesiar itu tetap melanjutkan perjalanan setelah badai terjadi dan bahkan adanya peringatan cuaca sehari sebelumnya.
Kantor-kantor media pemerintah mengatakan ratusan mayat ditemukan Jumat malam dan Sabtu pagi, menambah jumlah korban tewas menjadi 331 orang. Stasiun televisi pemerintah CCTV dan kantor berita resmi China Xinhua, Sabtu pagi melaporkan korban tewas mencapai 345 orang, tetapi kemudian meralat jumlah itu menjadi 331 orang.
Kapal pesiar yang membawa lebih dari 450 orang – sebagian besar adalah turis lanjut usia – sedianya melakukan perjalanan dari Nanjing menuju ke bagian barat daya kota Chongqing. Empat belas orang selamat dalam musibah itu.

Juventus Torehkan Rekor Sebagai Klub Paling Sering Kalah di Final Champion

Juventus Torehkan Rekor Sebagai Klub Paling Sering Kalah di Final Champion
 Kekalahan Juventus dari Barcelona pada final Liga Champions di Olympiastadion, Berlin, Minggu (7/6/2015) tidak hanya menggagalkan mereka menjuarai kejuaraan itu untuk pertama kali sejak 1996. Kekalahan tersebut membuat Juventus menorehkan rekor yang miris.
Bagi Juventus, mereka telah enam kali harus puas menjadi runner up sepanjang sejarah partisipasi mereka di Piala/Liga Champions. Sejarah menunjukkan Si Nyonya Tua merupakan klub yang paling sering menelan kekalahan pada final Liga Champions.
Juventus mengalami kekalahan pada 1973, 1983, 1997, 1998, 2003, dan 2015. Mereka menjuarai Liga Champions sebanyak dua kali, yaitu pada 1985 dan 1996.
Kekalahan ini turut berimbas pada bek mereka, Patrice Evra. Pemain asal Perancis tersebut menjadi satu-satunya pemain dalam sejarah yang mengalami kekalahan di final Liga Champions dengan tiga klub berbeda. Evra pernah mengalami ini saat bersama AS Monaco (2004), Manchester United (2009 dan 2011), lalu Juventus (2015).
Rekor buruk Evra berbanding terbalik dengan Clarence Seedorf. Eks gelandang asal Belanda itu merupakan satu-satunya pemain yang mampu menjuarai Liga Champions bersama tiga klub berbeda. Mereka adalah Ajax Amsterdam, Real Madrid, dan AC Milan.

Barcelona Satu-satunya Tim Eropa Raih Treble Dua Kali


 Barcelona memasang standar baru bagi persepakbolaan Eropa. Prestasi yang mereka raih setelah menjuarai Liga Champions 2014/15, Minggu (7/6/2015), mungkin akan sulit ditandingi oleh klub-klub Eropa lain.
Atas kesuksesan menjuarai Liga Champions, musim ini Barcelona mencatatkan treble, alias tiga gelar dalam semusim. Bagi Barcelona, ini bukan hal baru. Mereka pernah menorehkan treble pada musim 2008/09.
Kesuksesan Barcelona meraih treble pada musim ini pun membuat standar baru yang harus dipecahkan. Barcelona menjadi satu-satunya tim di Eropa yang mampu meraih treble sebanyak dua kali.
Sejauh ini, hanya ada sedikit klub Eropa yang mampu meraih treble. Mereka antara lain, Bayern Muenchen (Jerman), Internazionale (Italia), Manchester United (Inggris), PSV Eindhoven (Belanda), Ajax Amsterdam (Belanda), Celtic FC (Skotlandia).

Xavi Akhiri Karier di Barcelona dengan Kenangan Indah



 Dia adalah legenda. Dia adalah Xavi Hernandez. Sang maestro menyudahi kariernya bersama Barcelona dengan sebuah penutupan yang manis.
Laga final Liga Champions antara Barcelona melawan Juventus di Olympiastadion, Berlin, Minggu (7/6/2015) memasuki menit ke-78. Ketika itu asisten wasit memanggil Andres Iniesta untuk meninggalkan lapangan. Xavi pun mempersiapkan diri untuk menggantikan Iniesta.
Sambil berlari ke tepi lapangan, Iniesta mencopot ban kapten yang dia kenakan di lengan kirinya. Ada dua ban kapten yang dikenakan Iniesta. Ban kapten bermotif bendera Catalan yang dibungkus ban kapten untuk pertandingan kompetisi UEFA.
Iniesta kemudian memasangkan kedua ban kapten itu kepada Xavi. Xavi segera berlari ke arah lapangan. Gelandang berusia 35 tahun itu menjalani pertandingan terakhirnya bersama Barcelona. Akhir pertandingan ini adalah akhir dari musim kompetisi 2014/15 Barcelona. Begitu musim berakhir, Xavi akan meninggalkan Barcelona dan melanjutkan karier di Qatar.
Pertandingan itu sekaligus mempertegas status Xavi sebagai legenda Barcelona dan Liga Champions. Xavi mencatatkan 767 pertandingan pada pertandingan terakhirnya untuk Barcelona. Penampilan itu sekaligus menempatkan Xavi sebagai pemain dengan penampilan terbanyak di Liga Champions, yaitu 151 kali.
Penutup karier Xavi pun lengkap. Barcelona meraih tiga gelar, La Liga, Copa del Rey, dan Liga Champions. Xavi pun mengangkat Si Kuping Lebar dengan senyum merekah di wajahnya. Bagi Xavi, ini menjadi kali keempat dalam kariernya bersama Barcelona mengangkat trofi Liga Champions sebagai seorang juara.

Barcelona Juara Liga Champions 2014/2015


Barcelona mengalahkan Juventus 3-1 pada babak final Liga Champions 2014/15 di Olympiastadion, Berlin, Minggu (7/6/2015). Kemenangan ini membawa Barcelona menjuarai Liga Champions.
Barcelona langsung menggebrak ketika pertandingan baru berjalan empat menit. Gol Ivan Rakitic membuat Barcelona unggul 1-0.
Gol gelandang Kroasia itu diawali oleh kerjasama apik antara Neymar dengan Andres Iniesta di dalam kotak penalti Juventus. Sodoran bola dari Neymar diteruskan Iniesta melalui umpan tarik datar ke mulut gawang.
Rakitic yang mendapat ruang tembak menyambar bola dengan kakinya. Gianluigi Buffon tipis untuk menggapai bola yang tidak melaju kencang.
Juventus baru bisa menyamakan kedudukan pada menit ke-55 melalui gol dicetak oleh Alvaro Moratta. Gol Moratta berawal dari bola pantul hasil tendangan Carlos Tevez. Tak terkawal di dalam kotak penalti, Moratta meneruskan bola pantul untuk menaklukkan Marc Andre ter Stegen.
Berawal dari sebuah umpan tarik yang diterima Tevez di dalam kotak penalti. Sambil dibayangi Gerard Pique, Tevez melepaskan tendangan datar sambil memutar. Bola hasil tendangan Tevez sukses ditepis Ter Stegen, namun bola pantul disambar Moratta.
Luis Suarez membawa Barcelona kembali unggul melalui golnya pada menit ke-68. Gol Suarez berawal dari aksi individual Lionel Messi di pertahanan Juventus. Di depan kotak penalti, Messi melepaskan tendangan kaki kiri rendah.
Bola hasil tendangan Messi sanggup ditepis Gianluigi Buffon sambil menjatuhkan diri. Suarez tidak terkawal ketika situasi itu terjadi sehingga mampu menyambar bola pantul melalui sontekan kaki kanan di dalam kotak.
Neymar mengunci kemenangan Barcelona pada injury time. Memanfaatkan serangan balik, Neymar menuntaskan situasi tiga lawan dua di kotak penalti Juventus. Tendangan terukur Neymar tidak sanggup ditepis oleh Buffon.
Bagi Barcelona, ini menjadi gelar Liga Champions mereka yang kelima. Sebelumnya, Blaugrana pernah menjuarai Liga Champions pada 1992, 2006, 2009, dan 2011.

Xavi Pecahkan Rekor Penampilan Liga Champions

Xavi Pecahkan Rekor Penampilan Liga Champions
Gelandang Barcelona, Xavi Hernandez, memecahkan rekor penampilan di Liga Champions ketika menghadapi Juventus pada babak final di Olympiastadion, Berlin, MInggu (7/6/2015).
Masuk menggantikan Andres Iniesta pada menit ke-78, Xavi mencatatkan penampilan yang ke-151 pada ajang Liga Champions. Jumlah penampilan tersebut merupakan yang terbanyak di antara pemain lain. Sebelumnya, jumlah penampilan Xavi sama dengan penjaga gawang Real Madrid, Iker Casillas, yaitu 150.
Casillas bisa memecahkan rekor itu pada musim depan. Pasalnya, Xavi akan hijrah ke Qatar begitu musim kompetisi ini berakhir.

Saturday, 6 June 2015

Head to Head Juventus vs Barcelona

Head to Head Juventus vs Barcelona

BERLIN - Juventus dan Barcelona siap saling bunuh saat bertarung di final Liga Champions di Olympiastadion, Berlin, Minggu (7/6) dinihari WIB.
Sebelum Anda memprediksi pertarungan, berikut kami sajikan fakta pertemuan kedua kubu.
Barca dan Juve tercatat sudah enam kali bertarung di semua ajang kompetisi Eropa, dimana Blaugrana dan Bianconeri sama-sama mengemas dua kemenangan, sementara dua laga lain berakhir imbang.
Catatan Barcelona kontra Juventus:• Juventus sukses menyingkirkan Barcelona dalam agregat 3-2 ketika kedua klub bertemu di perempatfinal Liga Champions 2002/03. Setelah imbang 1-1 di Turin, gol Marcelo Zalayeta di menit ke-114 memastikan kemenangan Juve di Camp Nou setelah sebelumnya Xavi menyamakan kedudukan torehan Pavel Nedved.
• Luis Enrique bermain bersama Xavi di kedua pertarungan tersebut, sekaligus menjadi kapten Barcelona di leg kedua. Sementara Buffon mengawal gawang Juventus .
• Barcelona mengakhiri ambisi Juventus dalam mempertahankan Piala Eropa di perempatfinal musim 1985-1986, menang 1-0 di Spanyol sebelum imbang 1-1 di Turin dimana Michel Platini menjadi pencetak gol Bianconeri.
• Lima tahun kemudian Barcelona keluar menjadi pemenang final Piala Winners 1990-1991, menang 3-1 di kandang kemudian tumbang 0-1 di Italia.

Seorang Oknum Polisi Jadi Bandar Narkoba di Nias

Seorang Oknum Polisi Jadi Bandar Narkoba di Nias
Kepolisian Resor Nias, berhasil menangkap seorang gembong pengedar narkotika beserta satu kurir, gembong pengedar narkotika merupakan oknum anggota Polres Nias berpangkat Brigadir Satu, demikian di sampaikan Kapolres Nias, AKBP Yofie Girianto Putro, S.Ik. 


NIAS – Polisi Sektor Gido, Nias, menangkap seorang gembong narkoba beserta satu kurirnya. Sang gembong pengedar narkotika merupakan oknum anggota Polres Nias berpangkat Brigadir Satu.
"Dalam penangkapan dan pengeledahan, kami berhasil mengamankan alat bukti berupa timbangan digital, sejumlah uang pecahan lima puluh ribu senilai Rp 500.000, tiga bungkus sabu, sejumlah mancis dan bong serta kaca pirek dan pipet," kata AKBP Yofie Girianto Putro, SIk kepada Kompas.com di ruanganya, Jumat malam (5/6/2015).
Ia mengatakan, gembong narkotika tersebut adalah Briptu Ucok Lubis, warga Jalan Karet, Kecamatan Gunungitoli, Kelurahan Ilir, Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara.
"Sebelum penangkapan terhadap Ucok, petugas terlebih dahulu, secara tidak sengaja menangkap satu oknum berprofesi mekanik kendaraan bermotor bernama Bogel (29), warga jalan Tirta," katanya.
Lalu sore harinya sekitar pukul 16.00 WIB, kata Yofie, anggota polsek mengamankan Briptu Ucok Lubis di kediamannya.
Kini kepolisian sedang mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap seluruh jaringan narkoba di Nias. Sebab, kedua tersangka yang ditangkap tadi merupakan gembong besar narkoba di Kota Gunungsitoli.
Kapolres Nias sangat berharap bantuan masyarakat dalam mengungkap jaringan narkoba.
“Jika melihat dan mengetahui peredaran narkotika, segera melapor kepada petugas,” Harapnya. karena saat kita akan terus mengejar dan menumpas peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Nias.

Friday, 5 June 2015

VIDEO: Messi Acak-acak Pertahanan Juve 10 Tahun Lalu


VIDEO: Messi Acak-acak Pertahanan Juve 10 Tahun Lalu



 Lionel Messi diyakini menjadi ancaman serius bagi Juventus pada final Liga Champions Sabtu besok, 6 Juni 2015. Dia akan menjadi andalan utama Barcelona mengobrak-abrik pertahanan Bianconeri. Bagi Messi, pertemuan kembali dengan Juventus terasa spesial. 10 tahun silam, ketika berhadapan di ajang Joan Gamper Trophy, itu menjadi titik awal publik Camp Nou mengenal sosok La Pulga.Pada laga itu, Messi mendapat kepercayaan tampil di skuat utama. Dia melengkapi trio penyerang Ronaldinho dan Thierry Henry.

Kesempatan yang tak disia-siakan Messi. Pemuda yang kala itu masih berusia 17 tahun sukses mengacak-acak pertahanan juara bertahan Serie A yang dihuni nama-nama top seperti Patrick Vieira, Fabio Cannavaro, serta Lilian Thuram.

Bahkan, pada akhir pertandingan, pelatih kawakan Fabio Capello tak kuasa mengungkapkan kekaguman atas bakat Messi. Lebih jauh, dia juga mencoba menawar pemain Argentina itu agar diizinkan bergabung ke Juventus.

Laga itu berakhir dengan skor 2-2. Dan Juventus keluar sebagai pemenang dalam babak adu penalti.

Berikut aksi Messi mengacak-acak pertahanan Juventus 10 tahun lalu.



Dahlan Iskan Jadi Tersangka Korupsi



Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta menetapkan mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan sebagai tersangka dugaan korupsi pembangunan gardu induk Jawa-Bali-Nusa Tenggara.
Penetapan tersebut disampaikan oleh Kajati DKI Jakarta, M. Adi Toegarisman, di Gedung Kejati DKI Jakarta, Jumat 5 Juni 2015.

"Sejak kemarin tim penyidik Kejati DKI Jakarta telah memeriksa seorang saksi, yaitu Dahlan Iskan yang kala itu selaku Kuasa Pengguna Anggaran. Hasil pemeriksaannya kami evaluasi, dan kami analisa. Dan tim penyidik menyatakan bahwa saudara Dahlan Iskan telah memenuhi syarat untuk ditetapkan jadi tersangka berdasarkan dua alat bukti minimal yang kami kumpulkan," kata Adi.

Sebelumnya, Adi mengatakan bahwa Dahlan dicecar soal penganggaran tahun jamak dan juga sistem pembayaran dengan on set dalam proyek tersebut pada Kamis kemarin.

"Tim penyidik mengajukan 44 pertanyaan, berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi dengan kapasitasnya sebagai KPA (Kuasa Pengguna Anggaran). Ada dua hal pokok, berkaitan dengan penganggaranmultiyears dan sistem pembayaran proyek ini dengan on set," kata Adi.

Kasus yang akhirnya menetapkan Dahlan sebagai tersangka berawal dari pembangunan megaproyek Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral terhadap 21 unit Gardu Induk Jawa-Bali-Nusa Tenggara yang sudah dimulai pada Desember 2011. Proyek yang mencapai Rp1,063 triliun itu belakangan diketahui justru terbengkalai.

Mobil Patroli Kepolisian Abu Dhabi

Wow, Mobil Patroli Kepolisian Abu Dhabi Seharga Rp 45 Miliar
Kepolisian Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, akan memperkenalkan tujuh unit mobil patroli kepada masyarakat. Mobil supercar 'Lykan Hypersport' edisi terbatas ini dibanderol seharga 3,4 juta dolar Amerika Serikat  (Rp 45 miliar) per unitnya.
Mobil-mobil mewah tersebut diproduksi oleh perusahaan W Motors yang berbasis di Lebanon, dan akan ditempatkan berbagai lokasi wisata dan sejumlah titik di seluruh Abu Dhabi.
Kepolisian Abu Dhabi mengatakan kehadiran mobil patroli ini sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dan mempromosikan budaya berlalu lintas serta mendorong generasi muda agar mematuhi prosedur keselamatan berlalu lintas.
Mobil-mobil ini ditampilkan dalam film Fast & Furious 7, yang mengambil adegan di Abu Dhabi dan menampilkan pemandangan kaya dan menawan Uni Emirat Arab.
Diketahui, Hypersport dipersenjatai mesin twin-turbo enam silinder segaris berkapasitas 3,7 liter. Mesin milik Ruf CTR3 itu memproduksi daya 740 tk dan torsi 960 Nm. Mobil mampu melesat dari posisi diam ke angka 100 kpj hanya dalam 2,8 detik, dengan top speed mencapai 385 kpj.