This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Social Profiles

Pages

Wednesday, 3 June 2015

Lima WNI Bebas dari Hukuman Mati di Saudi Setelah Dimaafkan Ibu Korban

Lima WNI Bebas dari Hukuman Mati di Saudi Setelah Dimaafkan Ibu Korban
 Lima WNI asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel), yang dikenal sebagai "Lima Banjar" dibebaskan dari ancaman hukuman mati atas kasus pembunuhan warga Arab Saudi keturunan Pakistan dan kini telah kembali di Indonesia.
Menurut Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (PWNI/BHI) Kementerian Luar Negeri Lalu Muhammad Iqbal dalam konferensi pers di Ruang Palapa Kemlu, Jakarta, Rabu (3/6/2015), kelima WNI tersebut bebas dari hukuman mati karena mendapatkan pemaafan dari ibu korban.
Kelima WNI atas nama Saiful Mubarak, Sam'ani Muhammad, Muhammad Mursyidi, Ahmad Zizi Hartati, dan Abdul Aziz Supiyani dijatuhi hukuman mati pada 2009 dan kemudian ditahan di Penjara Umum Mekah.
Kelimanya terbukti melakukan pembunuhan terhadap warga Arab Saudi asal Pakistan Zubair bin Hafiz Ghul Muhammad di Kota Mekah pada 2006 dengan dibantu oleh Muhammad Daham Arifin, WNI yang menjadi fasiitator rencana pembunuhan tersebut.
"Fasilitator di sini maksudnya hanya membantu membelikan semen, dan dia sendiri tidak mengetahui bahwa semen tersebut akan digunakan untuk aksi pembunuhan," kata Iqbal.
Pembunuhan Zubair bin Hafiz Ghul Muhammad oleh Lima Banjar didasari motif emosi karena korban menggoda istri salah satu WNI dan mengancam akan melaporkan mereka kepada pihak berwajib Arab Saudi karena bekerja secara ilegal.
Lima Banjar kemudian menghajar korban yang ditujukan untuk memberi peringatan, namun karena emosi, mereka kemudian menyemennya di salah satu area konstruksi di Mekah, dan akhirnya korban meninggal dunia.
Oleh karena itu, meskipun Muhammad Daham Arifin tidak mengetahui rencana tersebut, namun tetap dijatuhi hukuman kurungan tiga setengah tahun, namun proses pemulangan baru bisa dilakukan bersamaan dengan Lima Banjar.
Iqbal menjelaskan, pemerintah RI melalui KJRI Jeddah dan Direktorat PWNI/BHI Kemlu terus mendampingi keenam WNI dan melakukan pendekatan kepada pihak keluarga korban untuk mendapatkan pemaafan sejak vonis mati dijatuhkan.
Hingga pada akhir 2013, Konjen RI untuk Jeddah Dharmakirty Syailendra Putra mengatakan, pihak keluarga memberikan tanda-tanda akan memberikan pemaafan.
Kemudian pada 2014, ibunda korban akhirnya memberikan maaf tanpa syarat apapun kepada Lima Banjar, namun atas pertimbangan dari pengadilan Arab Saudi, mereka dibebaskan dengan uang kompensasi (diyat) sebesar 400 ribu real atau setara dengan 1,3 milyar rupiah.
"Diyat tersebut adalah diyat syariah, atas permintaan pengadilan yang mempertimbangkan bahwa korban memiliki putera yang belum dewasa," kata Dharmakirty.
Kepulangan Lima Banjar plus satu WNI yang menjadi fasilitator tersebut juga atas hasil upaya dari Menlu Retno Marsusi yang melakukan kunjungan kepada Raja dan Menlu Arab Saudi untuk meminta percepatan proses pemulangan mereka.
Dengan dibebaskannya keenam WNI tersebut, hingga Juni 2015, pemerintah RI telah berhasil menyelamatkan total 34 WNI dari hukuman mati, yakni 10 orang di Arab Saudi, 12 orang di Malaysia, 10 orang di Tiongkok, 1 orang di Brunei Darussalam, dan 1 orang di Thailand.

6 Warga Banjar Tervonis Hukuman Mati Tiba Hari Ini di RI

6  Warga Banjar Tervonis Hukuman Mati Tiba Hari Ini di RI

Enam warga Banjar, Kalimantan Selatan, yang sebelumnya divonis hukuman mati, hari ini tiba di Tanah Air setelah diberikan maaf oleh keluarga korban di tahun 2014 lalu. Keenam warga Banjar tersebut tersandung kasus hukum, lantaran membunuh seorang warga Pakistan dengan cara sadis.

Usai dikeroyok dan dipukuli ramai-ramai, jasad warga Pakistan itu ditanam serta disemen di tembok. Keenam warga Banjar itu tiba pada Rabu, 4 Juni 2015 di kantor Kementerian Luar Negeri RI, kawasan Pejambon, Jakarta Pusat dan disambut oleh pejabat Kemlu dan Gubernur Kalimantan Selatan, Rudy Ariffin.

Menurut Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia Kemlu RI, Lalu Muhammad Iqbal, mengatakan dari keenam warga Banjar, hanya lima yang melakukan tindak pembunuhan. Satu di antaranya yaitu Muhammad Daham Arifin hanya bertindak sebagai fasilitator.

Sementara, lima warga Banjar diketahui bernama Saiful Mubarok, Sam'ani Muhammad, Muhammad Mursyidi, Ahmad Zizi Hartati dan Abdul Aziz Supiyani.
Kendati hanya bertindak sebagai fasilitator, Daham tetap dibui selama 3,5 tahun. Sisa lima WNI lainnya terpaksa harus dibui 9 tahun, hingga menanti proses peradilan mereka selesai.
"Mereka bisa dibebaskan, lantaran perjuangan dan pendekatan yang tanpa henti dari diplomat di KJRI Jeddah selama dua generasi atau setara 8 tahun. Akhirnya, keluarga korban memberikan maaf tanpa perlu membayar diyat satu riyal pun," kata Iqbal.

Kendati begitu, tetap harus ada diyat syar'i yang harus dibayarkan. Iqbal menjelaskan, diyat yang sifatnya negosiasi sama sekali tak dituntut oleh keluarga korban.

Konsul Jenderal KJRI Jeddah, Dharmakirty Syailendara Putra, menjelaskan, diyat syar'i diwajibkan oleh pengadilan di Mekkah, lantaran korban masih memiliki seorang putri yang baru berusia sembilan tahun yakni Zahra bt Zubair Hafidz Ghul Muhammad. Total diyat syar'i yang harus dibayarkan kata Dharmakirty mencapai 400 ribu SR atau setara Rp1,3 miliar.

"Setelah dijadikan keputusan yang inkracht bebas murni, maka kami berupaya untuk mencari dana agar bisa memenuhi diyat syar'i. Kami akhirnya menghubungi Gubernur Kalimantan Selatan dan untungnya direspons positif," tutur Dharmakirty.

Menurut pengadilan, jika ingin proses pembebasan keenam warga Banjar bisa segera rampung, maka sebaiknya pembayaran diyat syar'i juga tak ditunda.

"Terakhir, ketika pekan lalu Menteri Luar Negeri Retno Marsudi berkunjung ke kawasan Timur Tengah, Beliau juga memohon percepatan pemulangan keenam warga Banjar kepada Menlu Saudi dan langsung ditindak lanjuti," kata dia.
Pendekatan Delapan Tahun

Dalam kesempatan itu, Dharmakirty menjelaskan cara untuk bisa membebaskan keenam warga Banjar itu dengan pendekatan yang tanpa henti selama delapan tahun. Pendekatan tersebut dilakukan oleh diplomat yang bertugas di KJRI Jeddah ke keluarga korban. 

"Pengadilan memutuskan hukuman mati dengan qhisas di tahun 2009 lalu. Pembunuhan tersebut dilakukan di akhir November 2006. Sementara, kami telah mendatangi keluarga korban sejak tahun 2007," papar Dharmakirty. 

Namun, saat itu kelurga korban, Dharmakirty melanjutkan masih menutup diri dan belum mau memaafkan kasusnya. Pemerintah Indonesia juga pernah meminta banding di tahun 2012, tetapi pengadilan tetap menjatuhkan vonis mati dengan qhisas. 

Alhasil, Pemerintah RI gencar melakukan pendekatan kepada keluarga korban. Kerja keras itu berbuah hasil manis, ketika di akhir tahun 2013, keluarga korban bersedia memaafkan.  

"Pengadilan di Mekkah kemudian memutuskan pada membebaskan keenamnya pada Januari 2014," Dharmakirty menambahkan.

Tampil Luar Biasa, Tommy Sugiarto Kalahkan Lin Dan

Tampil Luar Biasa, Tommy Sugiarto Kalahkan Lin Dan
Pertarungan sengit tersaji pada babak pertama tunggal putra Indonesia Open Super Series Premier 2015. Andalan Indonesia, Tommy Sugiarto berhasil mengalahkan unggulan kedua asal Tiongkok, Lin Dan, lewat permainan tiga gim.

Pada laga yang dihelat di Istora Senayan, Jakarta, Rabu 3 Juni 2015, Tommy sempat tertekan pada awal gim pertama, di mana dia sempat tertinggil 5-10 pada gim pertama. Sempat memaksakan skor 16-16, Tommy akhirnya melepas gim 1, 19-21.

Tertinggal pada gim awal, Tommy bangkit di gim kedua, dengan mengambil insiatif bola-bola di depan net. Dia pun unggul 11-4 di jeda interval. Stamina Lin Dan terkuras, yang akhirnya dimanfaatkan Tommy dengan kemenangan 21-8.

Di gim penentuan, Tommy tampil lebih tenang dan mampu mengusasi jalannya laga hingga poin 11-2 di paruh set ketiga. Namun, Lin Dan tak menyerah begitu saja, lantaran berharap bisa menambah poin peringkatnya demi lolos ke Olimpiade 2016.

Meski sempat menipiskan ketertinggalan hingga kedudukan 14-16 pada gim ketiga, Lin Dan akhirnya menyerah. Tommy sukses memuaskan para pendukung Indonesia yang memadati Istora, dengan kemenangan 21-16, dan mantap melangkah ke babak 2.

Berikutnya, Tommy, yang kini menduduki peringkat 13 dunia BWF, akan menghadapi pemenang pertandingan babak 1 lainnya, antara Marc Zwiebler (Jerman) dan Scott Evans (Republik Irlandia). Laga itu akan dihelat pada Kamis 4 Juni 2015.

ISIS akan Cambuk Warganya yang Beternak Burung Merpati

ISIS dengan baju baru untuk tahanannya.
 BAGHDAD -- Salah satu ulama senior yang telah berafiliasi dengan ISIS di Irak, telah mengeluarkan fatwa melarang peternakan merpati bagi para warganya. ISIS mengklaim bahwa melihat alat kelamin burung sama saja telah menyinggung Islam.
Ulama yang merangkap sebagai militan di provinsi Efrat, yang membentang dari Anbar di Irak hingga Dier ez Zour di Suriah itu mengatakan kepada peternak merpati, mereka punya satu minggu untuk menghentikan praktik tersebut. Jika larangan ini diabaikan, para pelanggar akan mendapat hukuman cambuk.
Dilansir Daily Mail, Selasa (2/6), pengumuman ini bukan pertama kalinya oleh ISIS disebar kepada para rakyat jahahannya. Sebelumnya, ISIS di Suriah juga telah menghujat hobi bermain burung merpati yang merupakan hobi cukup populer di Timur Tengah.
Awal tahun ini ISIS mengklaim 15 anak laki-laki telah ditangkap dan setidaknya tiga dari mereka dieksekusi di timur Diyala Irak. Mereka dieksekusi lantaran hobi bermain burung merpati. Hobi bermain Merpati, menurut ISIS, sama saja menghabiskan waktu mereka menyembah Allah.
Larangan terbaru ISIS tentang peternakan merpati itu terungkap dalam dokumen resmi yang dirilis kelompok ISIS di Efrat. Ditulis dalam tulisan Arab, dengan kop surat logo kelompok terornya, ISIS memberi peringatan untuk penduduk setempat membuang jauh Merpati yang ada di atap-atap rumah mereka.

Wali Kota Termuda Usia 15 Tahun Terinspirasi Soekarno


Bashaer Othman menjadi satu-satunya Wali Kota termuda dunia. Di usianya yang masih 15 tahun, pelajar yang masih duduk di kelas 1 SMA Palestina ini sudah diberi jabatan publik sebagai Walikota Allar, Tulkarm, Tepi Barat, Palestina.
Bashaer diberi kesempatan mempimpin Kota Allar selama dua bulan, di bawah bimbingan Sufian Shadid, Wali Kota Allar sebenarnya, setelah ia terpilih dalam program pemberdayaan kaum muda Pemerintah Palestina.
Tentu unik sebuah kota dipimpin oleh perempuan yang masih berusia dibawah 17 tahun. Apalagi Bashaer harus memikul sejumlah tanggung jawab berat mengatasi semua hal terkait Kota Allar, termasuk mengawasi karyawan dan menandatangani semua dokumen resmi, kecuali dokumen keuangan.
Bertempat di kantor Kedutaan Besar Palestina untuk Indonesia di Jl Pangeran Diponegoro, Jakarta, Rabu (12/9) siang, Tribun mendapat kesempatan mewawancarai perempuan jelita ini dengan nuansa santai namun obrolan serius.
Basher menerima Tribun dengan senyuman manis. Sapaan dengan menggunakan bahasa Arab makin menambah keakraban. Di sela-sela obrolan Bashaer bahkan sempat bercanda bertanya-tanya tentang merk handphone yang Tribun pakai. Apa saja pengalaman Basheer menjadi walikota termuda dunia.
Berikut petikan wawancaranya:
Selamat siang, selamat datang di Indonesia. Bisakah Anda bercerita bagaimana Anda jadi walikota di usia
Anda yang masih muda?
Selamat siang juga senang bisa berada di Indonesia. Pada awalnya saya mengikuti program pemerintah Palestina untuk pemberdayaan kaum muda. Saya lalu bersaing dengan ribuan anak muda yang mengikuti seleksi program tersebut, walikota seperti saya dipilih tidak melalui proses pemilihan umum yang dilakukan masyarakat tapi dipilih oleh walikota sebenarnya berdasarkan atas kompetensi atau kemampuan dalam berbagai hal.
Apa pertimbangan terbesar Anda terpilih?
Saya dinilai memiliki kemampuan individual diantaranya wawasan tentang kenegaraan, politik, sosial, ekonomi. Saya juga memiliki kemampuan leadership. Sebelum ini saya telah memimpin sebuah organisasi kepemudaan di sekolah. Saya juga punya visi dan misi yang jelas untuk kemajuan rakyat Palestina.
Anda sudah menjabat dua bulan, apa yang Anda lakukan selama periode itu?
Saya berusaha memecahkan berbagai masalah rakyat, salah satunya adalah ketersediaan lapangan pekerjaan. Beberapa waktu lalu saya keliling ke beberapa negara luar dan sepulang dari sana saya mengajak para investor serta meyakinkan mereka agar mau berinvestasi di Palestina. Hasilnya lumayan, ada tiga proyek yang saya dapatkan dan saya pikir itu akan membuka lapangan kerja baru.
Ceritakan masalah tersulit yang Anda hadapi selama jadi walikota?
Melayani rakyat Palestina terutama dalam masalah hukum. Sebenarnya mereka sudah tahu hukum tapi biasanya mereka tidak puas jika tidak langsung bertanya kepada walikota, jadi saya harus sabar melayani mereka. Kesultian yang saya alami adalah bisa memuaskan seluruh rakyat, juga saat membuat rakyat menjalani ketentuan Dewan Kota. Beruntungnya saya punya kemampuan komunikasi yang bagus sehingga bisa mudah menjawab pertanyaan dari mereka.
Palestina identik dengan daerah konflik, tidakkah Anda takut dengan keselamatan jiwa Anda?
Daerah Tepi Barat yang saya pimpin relatif aman, tidak ada kontak senjata disana. Pertumbuhan ekonominya juga bagus, penghasilan rakyatnya di atas rata-rata. Jadi saya tidak pernah merasa takut untuk memimpin, ini semua untuk kemaslahatan umat.
Apa yang Anda pikirkan tentang konflik dengan Israel?
Saya datang kesini tidak untuk membahas konflik dengan Israel, itu sudah ada bagiannya tersendiri. Saya hanya ingin menjadi inspirasi generasi muda Palestina bahwa konflik bisa melahirkan pemimpin- pemimpin handal. Saya ingin pemuda Palestina punya sikap dan membangun peradaban mereka.
Apa perubahan yang Anda rasakan dalam diri Anda setelah menjadi walikota?
Tentu ada yang berubah dari kepribadian saya. Sekarang, saya lebih memikirkan kepentingan umat.
Bisakan Anda ceritakan kehidupan keluarga Anda?
Saya lahir dalam keluarga yang hangat, saya hidup dengan Ayah, Ibu dan lima orang saudara, saya anak keempat. Kami hidup dalam satu rumah dan kakak-kakak saya masih belajar di perguruan tinggi. Saat jadi walikota saya mendapat dukungan penuh dari keluarga, mereka sangat mensupport karier politik yang sedang saya jalani. Kami hidup dalam keluarga yang harmonis dan bahagia.
Apa reaksi kawan-kawan Anda setelah jadi Wali Kota?
Mereka sangat apresiatif dan mendukung, kami tetap berhubungan bahkan mereka sering memberikan masukan dan berkomunikasi dengan saya melalui internet. Kami chating setiap hari dan berdiskusi banyak hal untuk kemajuan Palestina.
Apakah Anda punya pacar?
Tidak, Islam tidak memperbolehkan hubungan laki-laki dan perempuan tanpa status pernikahan apapun bentuk hubungan itu. Dan generasi muda Islam tidak seharusnya memikirkan hal itu. Generasi muda Islam harus cerdas membangun peradaban dan kemajuan bangsanya. Terus terang saya tidak punya akun facebook sebab kadang itu mengganggu aktifitas saya dalam berpikir tapi saya tetap mengikuti perkembangan global lewat internet.
Bagaimana Anda melihat masa depan pemuda Palestina?
Saya optimistis kami punya masa depan lebih bagus. Saat ini memang ada banyak pemuda Palestina yang berusaha keluar ke negara lain misalnya ke Saudi Arabia, Mesir atau negara Timur Tengah lainnya untuk mencari pekerjaan dan mencari wilayah aman. Tapi mereka semua punya komitmen besar untuk tetap jadi warga negara Palestina, artinya mereka akan kembali lagi. Kami juga meyakini bahwa Palestina suatu saat akan merdeka dan berdaulat.
Di Indonesia sering ada demonstrasi dukungan terhadap Palestina biasanya memakai tagline "Save Palestina". Apa tanggapan Anda?
Saya sangat mengapresiasi perhatian Indonesia terhadap negara kami. Indonesia adalah saudara setia kami sejak tempo dulu. Saya pribadi sangat terinspirasi dengan Ahmad Soekarno (Presiden Pertama Republik Indonesia, Soekarno). Sebab beliau adalah tokoh yang pertama kali bersuara Palestina adalah negara berdaulat tanpa peduli dengan negara lain yang tidak mengakui kami.
Apakah Indonesia terkenal di negara Anda?
Iya terutama dengan tokoh Ahmad Soekarno Soekarnp), kami memanggil Ahmad Soekarno sebab orang Palestina mengenalnya dengan nama itu. Indonesia juga negara muslim terbesar dunia, dukungan dan suara dari Indonesia sangat memberi kami kepercayaan diri. Kami mendapatkan energi lebih ketika Indonesia bersuara lantang dan membela Palestina.
Apa pesan terakhir Anda untuk pemuda Indonesia?
Pemuda Indonesia harus terus maju kedepan. Maju Palestina!Maju Indonesia

Tuesday, 2 June 2015

37 orang tewas akibat bom bunuh diri dimarkas Polisi Irak

Bom Bunuh Diri di Markas Polisi Irak Tewaskan 37 Orang
BAGHDAD- Militan Negara Islam atau ISIS menabrakkan sebuah tangki berisi bahan peledak ke sebuah kantor polisi Irak, hari Senin (1/6/2015), menewaskan sedikitnya 37 orang dan melukai puluhan lainnya, kata para pejabat keamanan Irak.
Serangan bunuh diri di dekat Samarra, sebelah barat laut Baghdad dan sebelah utara Ramadi itu, yang dikuasai ISIS, menarget pasukan keamanan dan memicu ledakan ke-dua di sebuah depot amunisi di pangkalan tersebut.
Pasukan militer dan paramiliter menggunakan daerah itu sebagai pangkalan serangan operasi-operasi anti ISIS.
Koalisi pimpinan Amerika terus menyerang sasaran-sasaran ISIS semalaman, dengan 13 serangan udara di Suriah yang dipusatkan di Hasakah, dan 10 serangan di Irak.

Truk Tangki BBM Meledak 69 Orang Tewas di Nigeria Selatan

Truk Tangki BBM Meledak 69 Orang Tewas di Nigeria  Selatan
LAGOS,- Sebuah truk tangki minyak meledak Senin di sebuah stasiun bus di negara bagian Nigeria selatan Anambra, menewaskan sedikitnya 69 orang dan melukai puluhan lainnya, kata Palang Merah Nigeria.
Mobil tangki BBM kehilangan kendali dan meledak di sebuah stasiun bus ramai di Onitsha, ibukota negara bagian, dan menimbulkan kebakaran besar yang menyambar berbagai kendaraan lain, termasuk 15 bus.
Korban telah dilarikan ke rumah sakit untuk perawatan, kata seorang staf pekerja Palang Merah.
Kepala polisi negara Hosea Karma mengatakan kepada Xinhua bahwa insiden itu "tragis dan disayangkan."
Dia mengatakan mobil tangki BBM itu berasal dari Oguta Road dan berusaha untuk menghubungkan dengan Owerri Jalan namun saat itu pengemudi kehilangan kendali.
Kepala polisi mengatakan korban dalam bus dibakar luar pengakuan.
"Puluhan korban lainnya, yang masih hidup, segera dilarikan ke rumah sakit terdekat," tambahnya.
Korban tewas mungkin meningkat karena beberapa terluka sedang dirawat karena luka bakar yang parah.

Akibat Miras Oplosan, Warga Grobogan Tewas


Catur Budi Harsono (38), warga Dusun Wonoboyo RT 03 RW 02, Kecamatan Tawangharjo, Kabupaten Grobogan, tewas Senin (1/6/2015) malam, setelah sebelumnya dilarikan ke rumah sakit akibat keracunan minuman keras oplosan.
Informasi yang diperoleh Tribun Jateng, sebelum meninggal, Catur sempat menenggak miras oplosan yang dibeli di kawasan Pasar Induk Purwodadi.
"Korban masuk rumah sakit Senin (1/6/2015) sore sekitar pukul 15.00 WIB. Namun, tak berselang lama, sekitar pukul 20.00 WIB dia meninggal dunia. Korban muntah-muntah dan mengeluh pusing. Dia keracunan minuman keras oplosan," ungkap seorang Perawat RSUD R Soedjati Purwodadi, Hasim PL.
Kapolres Grobogan AKBP Indra Darmawan mengatakan, hasil penyelidikan sementara terungkap, minuman keras yang diminum Catur dicampur beberapa komponen.
"Diduga, korban keracunan akibat meminum miras oplosan berupa campuran arak, jamu sehat lelaki, jamu pegal linu dan minuman bersoda yang dibeli di warung angkringan milik Mohsin Ali di Pasar Induk Purwodadi," kata Indra.
Indra menambahkan, pihaknya belum bisa menjelaskan secara detail kronologi kejadian. Saat ini, pihaknya masih meminta keterangan sejumlah saksi, termasuk istri korban.
"Penjual miras oplosan juga sudah kami amankan untuk dimintai keterangan. Kasus ini masih dalam penyelidikan kami," ujarnya.

Monday, 1 June 2015

Karena kalah telak, AS dan Australia minta senapan TNI dibongkar!



Nah, rupanya para tentara asing yang kalah ini curiga. Kok bisa menang telak seperti itu. Apalagi sudah delapan tahun TNI tak terkalahkan. Australia dan AS malah meminta senapan SS2 dan pistol bikinan Pindad.


"Curiga, mereka ngomong ke panitia. Minta dibuka ke panitia. Saya nggak izinkan lah. Semua kalau mau diperiksa, ya diperiksa," kata Kepala Staf TNI AD Jenderal Gatot Nurmantyo dengan sedikit kesal.


Tentu saja TNI tak melakukan kecurangan apapun. Semua kemenangan telak itu didapat dari kerja keras dan latihan berat semua anggota tim tembak Indonesia.


"Disangkanya kita pakai dukun apa?" canda Jenderal Gatot. 
merdeka.com

Ini Kata Rasulullah, Kalau Suami yang Cuci Pakaian.



Syaikh Fuad Shalih dalam bukunya Liman Yuriidu Az Ziwaaj wa Tazawuj menyampaikan empat nasihat Rasulullah SAW untuk para suami. Termasuk mengenai tugas cuci pakaian.
Syaikh Fuad merasa perlu mencantumkan hadits ini agar para suami berbenah diri; tidak hanya menuntut istri mempersembahkan yang terbaik bagi dirinya, tetapi juga ia mempersembahkan yang terbaik untuk istrinya.
Empat nasihat ini secara khusus mengajarkan suami untuk berpenampilan menarik di rumah.
Berikut ini, empat nasihat itu: 
Cucilah Bajumu
Nasehat pertama ini memiliki dua dimensi. Dimensi pertama ada pada proses. Dimensi kedua terletak pada hasilnya.
Sebagai sebuah proses, “cucilah bajumu” berarti berbagi dengan istri dalam menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan domestik, khususnya bagi keluarga yang tidak memiliki khadimat.
Mencuci baju tidak dibebankan kepada istri saja, melainkan suami juga melakukannya. Baik mencuci dengan tangan maupun dengan mesin cuci.
Konsep berbagi peran inilah yang diteladankan oleh Rasulullah. Kendati beliau adalah Nabi, pemimpin negara, qiyadah dakwah dan panglima perang, beliau menyempatkan diri untuk membantu istri-istrinya menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan rumah tangga.
Ditinjau dari dimensi hasil, “cucilah bajumu” membuat suami tampil dengan pakaian rapi di depan istrinya. Tidak kusut. Tidak menyebalkan.
Mungkin sebagian suami tidak merasa perlu tampil rapi di hadapan suaminya, terlebih ketika malam tiba. Namun, jika ia menuntut istrinya tampil prima di depannya, mengapa ia tidak menuntut dirinya melakukan hal yang sama?
Bukankah Islam menjunjung keadilan? Kita para suami kadang belum juga mengerti bahwa wanita itu tidak selalu mencurahkan perasaannya kepada suami.
Ia kadang menyimpannya di hati dan berusaha menyabarkan diri. Saat kita para suami dengan mudah mengatakan “Pakaialah baju yang indah”, para istri hanya menahan sabar melihat kita menghampirinya dengan baju berbau.
Mari kita berusaha berubah. Menjadi suami yang lebih rapi di depan istri.
Ketika berangkat kerja, ketika pergi ke kantor, ketika hendak syuro, ketika mau mengisi pengajian, kita para lelaki yang katanya tidak suka dandan, minimal merapikan rambut.
Lalu saat hanya berdua dengan istri, mengapa kita tidak melakukan hal serupa? Bukankah jika begitu kita lebih mengutamakan orang lain daripada istri kita sendiri? Padahal rekan-rekan kerjanya tidak memasakkannya.
Teman-temannya juga tak bisa merawatnya ketika ia sakit. Yang setia menemani, yang setia merawat adalah istri. Dan tidak ada orang lain yang bisa menghangatkannya di kala kedinginan kecuali istrinya sendiri. Lalu mengapa kita sebagai suami justru tak bisa tampil rapi saat bersamanya?
Gosoklah gigimu
Bau mulut adalah satu hal yang mengganggu komunikasi dan menjadi pembatas kedekatan. Ketika seorang suami tak suka istrinya mengeluarkan bau saat ia berbicara, demikian pula istri sebenarnya tak suka jika suaminya menghampirinya dengan bau yang tak sedap.
Adalah junjungan kita yang mulia, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, setiap akan masuk rumah, beliau bersiwak terlebih dahulu.
Dalam hadits yang diriwayatkan Imam Muslim, Bunda Aisyah menjadi saksi kebiasaan Rasulullah ini. Ketika ditanya, “Apa yang dilakukan pertama kali oleh Rasulullah jika dia memasuki rumahnya?” Beliau menjawab: ”Bersiwak”.
Maka sungguh nasehat ini harus dikerjakan oleh para suami. Hendaklah ia rajin bersiwak atau menggosok giginya.
Jika berduaan dengan istri, pastikan sudah gosok gigi. Pastikan tak ada bau yang mengganggu. Hingga curhat pun menjadi mengasyikkan. Hingga berduaan pun jadi penuh kemesraan.
Dan lebih dari itu, menggosok gigi atau bersiwak mendatangkan dua kebaikan. Kebersihan dan kesehatan mulut, serta mendatangkan keridhaan Tuhan. “Bersiwak itu membersihkan mulut dan membuat Tuhan ridha” (HR. Al Baihaqi dan An Nasa’i).
Berhiaslah untuk istrimu
Para sahabat Nabi adalah suami-suami yang terdepan dalam mengamalkan nasehat ini. Ibnu Abbas mengatakan, “Aku suka berhias untuk istriku sebagaimana aku suka istriku berhias untukku.”
Mengapa demikian, karena Ibnu Abbas yakin, “Sesungguhnya berhiasnya suami di hadapan istrinya akan membantu istri menundukkan pandangannya dari melihat laki-laki selain suaminya. Berhiasnya suami di hadapan istrinya juga makin mendekatkan hati keduanya.”
Jika para sahabat yang sibuk berdakwah dan berjihad tidak lalai berhias untuk istrinya, bagaimana dengan kita? Semoga bisa meneladani mereka. 

Bayi Gigit Kepala Ular Hingga Putus

Bayi Gigit Kepala Ular Hingga Putus
HAIFA - Seorang bayi laki-laki yang berusia 18 bulan (1,6 tahun) menggigit kepala ular yang masuk ke kamarnya sampai putus.
Saat ibunya menemukan anaknya itu di pagi hari, si bocah sedang mengunyah bangkai ular tersebut.
Kabar unik ini dimuat di portal berita Ynet News, Kamis (26/1/2012).
Anak tersebut tertidur di kamar orangtuanya semalaman.
Dia rupanya bangun lebih dulu daripada orangtuanya di pagi hari, dan kembali ke kamarnya sendiri.
Saat ia masuk kamar, ia melihat seekor ular sepanjang 35 sentimeter sedang melata di dalam kamarnya.
Mungkin mengira itu mainan baru, bocah tersebut langsung mengambil ular tersebut dan menggigitnya di bagian kepala.
Untungnya, ular tersebut tidak menggigit balik.
Anak tersebut langsung dilarikan ke sebuah rumah sakit di kota Haifa.
Dokter tidak menemukan satu pun luka gigitan ular di anak itu. 

Sembunyikan Narkotika didalam perut, WN Nigeria Tewas


Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Nigeria tewas setelah merobek perutnya sendiri di Hotel Ibis di kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang.
Pria bernama Austin Chukwuma (25) itu melukai diri sendiri untuk mengeluarkan kapsul yang disinyalir merupakan narkotika jenis sabu yang ditaruh di dalam perutnya.
Kapolsek Benda Kompol, Heddi Managsi, mengatakan peristiwa itu berawal saat Austin berlari ke luar hotel sambil telanjang bulat pada hari Minggu kemarin. Dia berteriak, kemudian lari menuju basement hotel.
Dia menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi Austin ke luar hotel dalam kondisi usus terburai. Lalu, aparat kepolisian menerima laporan dari pihak Hotel Ibis. Pada saat polisi menuju ke TKP, pria itu memecahkan kaca mobil di parkiran hotel.
“Yang merobek perutnya dia sendiri. Kemungkinan (merobek perut,-red) untuk mengeluarkan sabu,” ujar Heddi Managsi saat dihubungi, Senin (1/6/2015).
Kemudian, polisi mengejar pria tersebut yang diketahui lari ke arah Tol Sedyatmo. Menurut Heddi, WNA Nigeria itu berdiri di tengah jalan tol. Aparat kepolisian mendorong ke pinggir agar tidak tertabrak kendaraan bermotor.
Seketika, pria itu pun ambruk setelah didorong petugas ke pinggir tol. Polisi kemudian mengevakuasinya menggunakan ambulans ke rumah sakit terdekat.
“Namun, setelah berada di mobil dalam perjalanan ke rumah sakit yang bersangkutan tewas,” ujarnya.
Di ruas tol tersebut, polisi menemukan 8 butir kapsul sabu. Sementara, jenazah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Tangerang.