This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Social Profiles

Pages

Sunday, 14 June 2015

Ini Penyebab Satu Kelas di SMAN 15 Surabaya Tidak Naik Kelas

Ini Penyebab Satu Kelas di SMAN 15 Surabaya Tidak Naik Kelas
SMAN 15 Surabaya membuat kesalahan fatal. Bagaimana tidak, semua siswa kelas X dinyatakan tidak naik kelas dalam rapor.
Kepala SMAN 15, Khoiril Anwar, membenarkan hal itu. “Sebenarnya baik-baik saja. Hanya memang ada kesalahan waktu mencetak sewaktu mencoret naik atau tidak naik, hanya beberapa saja,” ungkapnya ketika dihubungi Surya, Minggu (14/6/2015).
Ia menegaskan, kesalahan itu sudah dibenarkan. “Yang terjadi sama siswa kelas X 13, merupakan murni kesalahan dari teknisi kami. Kami mengakui kalau memang terjadi kesalahan dan meminta maaf atas kesalahan. Lain waktu kami akan lebih teliti lagi," ungkapnya.
Khoiril yang juga Ketua MKKS (Musyawarah Kerja Kepala Sekolah) SMAN Surabaya, sudah menghubungi wali murid yang mengalami rapor anaknya dinyatakan tidak naik kelas.
“Semua wali murid sudah dihubungi dan sudah kami klarifikasi untuk perbaikan,” ujarnya.
Terpisah, Kepala Bidang Pendidikan Menengah dan Kejuruan Dinas Pendidikan Surabaya, Sudarminto, menyatakan kalau pihak dari dinas akan mengadakan evaluasi untuk SMAN yang terkait hal itu.
“Kami sudah mendapat laporan dari pihak sekolah, dan memang itu kesalahan di human interest-nya. Jelas hal seperti ini akan kami evaluasi dan melakukan pembinaan agar tidak terjadi lagi,” ujarnya.
Ia menambahkan, kesalahan itu, bisa karena dari teknisinya yang lupa atau tidak menyimpan data yang sudah diisi di rapor online.
“Seharusnya setelah memasukkan data, harus segera disimpan, dan ketika menandatangani rapor itu, seharusnya pihak sekolah juga lebih teliti lagi,” tambahnya.
Terpisah, anggota Komisi B DPRD Surabaya, Baktiono, mendapat pengaduan dari seorang wali murid yang tidak naik kelas.
“Iya saya mendapat pengaduan dari orangtua siswa yang mendapatkan rapor anaknya tidak lulus. Memang kalau orangtua yang mendapatkan pernyataan seperti itu kan diam. Ternyata setelah dikroscek sekelas itu tidak lulus semua,” ungkapnya ketika dihubungi Surya.
Selain itu Baktiono juga berharap kalau harusnya diadakan evaluasi tentang rapor online. Menurutnya tidak semua guru bisa melakukan pengisian rapor online dimana dimana langsung diterapkan dan tidak melalui proses tryout.
“Seharusnya ada percobaan terlebih dahulu. Karena ini menyangkut nasib siswa loh ya. Dan siswa nggak boleh dijadikan bahan percobaan,” terangnya. Ia menambahkan juga perlunya evaluasi untuk rapor online, bagaimana merumuskan agar tidak terjadi kesalahan.
Positif vs Negatif Rapor Online
Rapor online ternyata membawa dampak positif dan negatif. Kepala SMAN 15, Khoiril Anwar menyebutkan kelebihan dari rapor online.
“Memang awal-awalnya agak ribet untuk para guru, tapi setelah berjalan memang sangat membantu. Jadi nilai yang sudah masuk tidak bisa lagi diubah,” terangnya.
Selain itu, ia juga menegaskan kalau rapor online sulit dilakukan untuk para guru yang tidak disiplin. “Sekarangkan zaman digital karena mempermudah untuk meng-entry data. Rapor online ini juga melatih kedisiplinan guru, siswa, dan semua warga sekolah,” tambahnya.
Namun, Baktiono menyebutkan, rapor online dirasa masih kurang efisien. “Dilihat dari pengaduan beberapa siswa aja sudah jelas. Memang kalau untuk penyimpanan data sangat membantu, tetapi harus ada evaluasi yang terus dilakukan agar terus memperbaiki apa yang kurang,” ungkapnya.
sumber : tribunnews.com

Jembatan Kayu Ambruk, Truk Bermuatan Pasir Terperosok

Jembatan Kayu Ambruk, Truk Bermuatan Pasir Terperosok
DENPASAR – Jembatan dari kayu yang menghubungkan Desa Sideman menuju Desa Sangkan Gunung, Karangasem, jebol Minggu (14/6/2015) kemarin.
Jembatan yang panjangnya sekitar 34 meter, dan lebar 4 meter ambruk saat dilalui truk bermuatan pasir sekitar pukul 09.00 Wita.
Akibatanya, truk bernopol DK 9931 HD terperosok dan terjebak di jembatan.
Untungnya, ambruknya jembatan dari kayu yang menghubungkan Desa Sideman menuju Desa Sangkan Gunung tak sampai memakan korban.
Diduga, ambruknya jembatan yang sudah ada sejak tahun 1990-an itu lantaran tak kuat menahan beban.
Kapolsek Sideman, AKP AA Ngurah Agung mengungkapkan, saat kejadian pihaknya mengaku sudah tak melihat sang sopir ada dilokasi. Kemungkinan, sopir yang belum diketahui identitas kabur.
Ngurah Agung sempat mendapat informasi jika si sopir ke puskesmas untuk berobat. Namun, setelah dicek, si sopir tak ada.
”Nggak ada di puskesmas. Nanti akan kita telusuri dari nomor kendaraannya,” kata AA Ngurah Agung.
Selain itu, tambahnya, penelusuran juga akan melibatkan anggota dari Polsek Selat, sebab di Polsek Sideman tak ada unit lalu lintas.
Pantauan Tribun Bali, akibat kejadian tersebut sebagian muatannya (pasir) berjatuhan. Truk berwarna kuning kondisinya cukup memprihatinkan, pasalnya posisi truk miring dan hampir jatuh ke aliran sungai.(*)

Imam Tarawih 23 Rakaat, Makmum Ikut 11 Ini Kata Ulama

Ini Cara Rasulullah SAW Menyambut Ramadhan
Mafhum diketahui, bahwa salat tarawih bisa dikerjakan 11 rakaat atau pun 23 rakaat. Tapi, bagaimana jika imam melaksanakan hingga 23 rakaat sedangkan makmum ada yang cenderung pada 11 rakaat? Sehingga ia memilih menyudahi tarawaihnya setelah 11 rakaat.
Silakan simak hadis berikut. Dari Abu Dzar radhiyallahu ‘anhu , Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah mengumpulkan keluarga dan para sahabatnya. Lalu beliau bersabda.
Siapa yang salat bersama imam sampai ia selesai, maka ditulis untuknya pahala qiyam satu malam penuh .” (HR. An Nasai no. 1605, Tirmidzi no. 806, Ibnu Majah no. 1327, Ahmad dan Tirmidzi. Tirmidzi menshahihkan hadits ini. Syaikh Al Albani dalam Al Irwa’ no. 447 mengatakan bahwa hadits ini shahih ). Demikian seperti yang dikutip dari rumaysho.com.
Dalam riwayat lain dalam Musnad Imam Ahmad, disebutkan dari Abu Dzar, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,“ Sesungguhnya jika seseorang salat bersama imam hingga imam selesai, maka ia dihitung mendapatkan pahala shalat di sisa malamnya.”
Syaikh Abdul Aziz bin Baz pernah ditanya masalah ini. Ulama yang pernah menjadi Mufti Kerajaan Saudi Arabia ini menjawab, “Yang sesuai sunnah adalah mengerjakan salat hingga imam selesai walau ketika itu imam mengerjakan hingga 23 rakaat . Karena Rasulullah shallallahu‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya siapa saja yang shalat (fardhu yaitu Isya’ dan Shubuh, pen.) bersama imam hingga imam itu selesai,
maka ia dicatat telah mengerjakan shalat semalam suntuk (semalam penuh).
Dalam lafaz lain disebutkan, dicatatkan baginya pahala shalat malam yang tersisa. Oleh karena itu, afdhalnya bagi makmum tetap mengikuti salat imam hingga imam itu selesai, baik imam shalatnya 11 atau 13 atau 23 raka’at. Jadi lebih afdhal jika mengikuti imam hingga imam itu selesai.” (Majmu’ Fatawa Ibnu Baz , 11: 325. Dinukil dari Fatawa Al-Islam Sual wa Jawab no. 153247).
sumber : tribunnews.com

Ini Cara Rasulullah SAW Menyambut Ramadhan

Imam Tarawih 23 Rakaat, Makmum Ikut 11 Ini Kata Ulama
Sebentar lagi tamu kita yang mulia bulan Ramadhan akan segera tiba menyapa kita. Tamu terhormat yang datang dengan membawa segudang peluang dan kesempatan emas bagi kita.
Kenapa dikatakan demikian? tak lain karena di dalam bulan Ramadhan terkandung kemuliaan dan keistimewaan yang amat besar, yang tak bisa dijumpai pada bulan-bulan lainnya. Nilai ibadah dilipatgandakan, do'a-do'a dikabulkan, dosa diampuni, pintu surga dibuka, sementara pintu neraka ditutup. Ramadhan, tak ubahnya tamu agung yang selalu dinanti-nanti kedatangannya, rugilah orang yang tidak dapat bertemu dengannya, namun akan lebih rugi lagi bagi mereka yang menjumpainya, namun tidak mengambil sesuatu darinya (yakni dengan menggunakannya sebagai moment meningkatkan kualitas ibadah dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT).
Oleh karena itu, kita perlu mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya dalam rangka menyambut bulan yang penuh berkah tersebut, sehingga kita dapat memanfaatkannya secara maksimal untuk beribadah mendekatkatkan diri kepada Allah swt. Dengan demikian, apa yang menjadi Tujuan Akhir dari puasa ramadhan ini, yakni derajat "Ketaqwaan" dapat kita raih. Untuk itulah, Rasulullah SAW tak lupa berpesan kepada umatnya ketika bulan Ramadhan datang - sebagaimana hadits yang diriwayatkan an-Nasa'i dari Abu Hurairah:
Dari sahabat Abu Hurairah r.a. beliau berkata, Rasulullah telah bersabda: "Sungguh telah datang pada kalian bulan Ramadhan, bulan yang penuh berkah, yang mana pada bulan tersebut Allah SWT mewajibkan kalian untuk berpuasa. Pada bulan itu, pintu-pintu langit dibuka, sementara pintu-pintu neraka ditutup serta syaitan-syaitan dibelenggu. Pada bulan itu terdapat sebuah malam yang lebih baik dari seribu bulan.(HR. An-Nasa'i)
Selain itu, Rasulullah mengajarkan kepada kita sebuah do'a yang dipanjatkan menjelang datangnya Ramadhan, yakni : Allahuma bariklana fii Rajaba wa Sya'bana, wa ballighna Ramadlan (ya Allah berkahi kami di bulan Rajab dan Sya'ban, dan sampaikan kami pada Ramadhan) (HR. Ahmad dan Bazzar).
Oleh karena itu, marilah kita sambut kedatangan bulan Ramadhan dengan penuh suka cita "Marhaban Ya Ramadhan (selamat datang bulan Ramadhan), kami sambut kedatanganmu dengan penuh suka cita."
Prof. Dr. Quraish Shihab, ulama Tafsir dari Indonesia lulusan Universitas Al-Azhar Mesir, seperti dimuat di laman nu.or.id, menjelaskan, kata "marhaban" terambil dari akar kata "rahb" yang berarti "luas atau lapang", sehingga marhaban menggambarkan bahwa tamu yang datang disambut dan diterima dengan lapang dada, penuh kegembiraan, serta dipersiapkan baginya tempat yang luas untuk melakukan apa saja yang dia inginkan.
Dari kata ini, terbentuk kata "rahbah" yang antara lain, diartikan sebagai "ruangan luas untuk mobil," guna memperoleh perbaikan atau kebutuhan bagi kelanjutan perjalanannya. "Marhaban Ya Syahra Ramadhan" berarti, "kami menyambutmu dengan penuh kegembiraan dan kami persiapkan untukmu tempat yang luas agar engkau bebas melakukan apa saja, yang berkaitan dengan upaya mengasah dan mengasuh jiwa kami."
Dalam bahasa Arab bulan disebut dengan "syahr" yang bermakna "terkenal" atau populer. Orang Arab biasanya menamai bulan sesuai dengan keadaan di mana bulan itu berlangsung. Karena pada masa turunnya perintah puasa adalah musim panas yang terik, maka bulan itu dinamai "Ramadhan" yang akar katanya dari "Ramidha" yang berarti "sangat panas, membakar" disebabkan panas matahari yang luar biasa menyinari pasir-pasir gurun. Ada juga pengertian lain yaitu "batu (karang) yang membakar."
Pengertian di atas sesuai dengan makna filosofis bulan Ramadhan, yaitu membakar dosa-dosa yang pernah dilakukan dengan menahan makan dan minum dan apa-apa yang membatalkannya. Juga dapat dianalogikan, untuk membuat sesuatu lebih terbakar adalah dengan menghimpitnya di antara dua batu (karang) lembut, lalu memukul-mukul sifat (buruk)-nya sendiri di antara dua batu (karang), yakni lapar dan haus. Rasulullah SAW, bersabda, "dinamakan bulan Ramadhan karena ia cenderung membakar dosa-dosa."
Berikut ini adalah beberapa sikap terpuji yang dilakukan para ulama sholeh terdahulu dalam menyambut bulan suci Ramadhan yang pantas diteladani:
1. Kita harus menyambut Ramadhan dengan kegembiraan dan kebahagiaan. Yahya bin Abi Katsir meriwayatkan bahwa orang-orang salaf terdahulu selalu mengucapkan doa:
"Ya Allah sampaikanlah aku dengan selamat ke Ramadhan, selamatkan Ramadhan untukku dan selamatkan aku hingga selesai Ramadhan". Sampai kepada Ramadhan adalah kebahagiaan yang luar biasa bagi mereka, karena pada bulan itu mereka bisa mendapatkan nikmat dan karunia Allah yang tidak terkira.Tidak mengherankan jika kemudian Nabi saw dan para sahabat menyambut Ramadhan dengan senyum dan tahmid, dan melepas kepergian Ramadhan dengan tangis.
2. Dengan pengetahuan yang dalam. Puasa Ramadhan merupakan salah satu rukun Islam yang wajib dilaksanakan oleh setiap muslim. Ibadah puasa mempunyai ketentuan dan aturan yang harus dipenuhi agar sah dan sempurna. Sesuatu yang menjadi prasyarat suatu ibadah wajib, maka wajib memenuhinya dan wajib mempelajarinya. Ilmu tentang ketentuan puasa atau yang sering disebut dengan fikih puasa merupakan hal yang wajib dipelajari oleh setiap muslim, minimal tentang hal-hal yang menjadi sah dan tidaknya puasa.
Persepsi dan pengetahuan yang utuh tentang bulan Ramadhan akan menghindarkan diri dari kesalahan-kesalahan yang bisa merusak ibadah Ramadhan disebabkan oleh ketidaktahuan kita. Persepsi yang utuh tentang keutamaan Ramadhan akan mendorong tumbuhnya motivasi dari dalam diri untuk menjalani ibadah dengan sebaik-baiknya. Oleh karena itu, pada bagian ini, persiapan-persiapan yang bisa dilakukan adalah dengan banyak bertanya, belajar dan membaca. Orang akan mampu mengerjakan sesuatu dengan sempurna dan riang gembira jika ia tahu dengan pasti apa alasan, tujuan dan manfaat di balik sesuatu yang ia kerjakan.
3. Dengan doa. Bulan Ramadhan selain merupakan bulan karunia dan kenikmatan beribadah, juga merupakan bulan tantangan. Tantangan menahan nafsu untuk perbuatan jahat, tantangan untuk menggapai kemuliaan malam lailatul qadar dan tantangan-tantangan lainnya. Keterbatasan manusia mengharuskannya untuk selalu berdo'a agar optimis melalui bulan Ramadhan.
4. Dengan tekad dan planning yang matang untuk mengisi Ramadhan. Niat dan azam adalah bahasa lain dari planning atau perencanaan. Orang-orang soleh terdahulu selalu merencanakan pengisian bulan Ramadhan dengan cermat dan optimis. Berapa kali dia akan mengkhatamkan membaca al-Quran, berapa kali sholat malam, berapa akan bersedekah dan membari makan orang berpuasa, berapa kali kita menghadiri pengajian dan membaca buku agama. Itulah planning yang benar mengisi Ramadhan, bukan hanya sekedar memplaning atau merencanakan menu makan dan pakaian kita untuk Ramadhan, tapi lebih diarahkan ke perencanaan yang matang untuk meningkatkan kualitas ibadah kita di bulan Ramadhan.
5. Persiapan Ruh dan Jasad. Rasulullah SAW dan orang-orang shalih tidak pernah menyia-nyiakan keutamaan Ramadhan sedikitpun. Rasulullah dan para sahabat memperbanyak puasa dan bersedekah pada bulan Sya'ban sebagai latihan sekaligus tanda kegembiraan menyambut datangnya Ramadhan. Anas bin Malik r.a. berkata, "ketika kaum muslimin memasuki bulan Sya'ban, mereka sibuk membaca Alquran dan mengeluarkan zakat mal untuk membantu fakir miskin yang berpuasa."
Dengan mengondisikan diri pada bulan Sya'ban untuk berpuasa, bersedekah dan memperbanyak ibadah, kondisi ruhiyah akan meningkat, dan tubuh akan terlatih berpuasa Dengan kondisi seperti ini, maka ketika memasuki bulan Ramadhan, kondisi ruh dan iman telah membaik, yang selanjutnya dapat langsung menyambut bulan Ramadhan yang mulia ini dengan amal dan kegiatan yang dianjurkan. Di sisi lain, tidak akan terjadi lagi gejolak fisik dan proses penyesuaian yang kadang-kadang dirasakan oleh orang-orang yang pertama kali berpuasa, seperti lemas, demam dan sebagainya.
Rasulullah SAW senantiasa melakukan puasa sunnah bulan Sya'ban, bahkan dalam beberapa riwayat disebutkan beliau kadang melakukannya sebulan penuh. Dalam sebuah hadits disebutkan: Usamah bin Zaid pernah bertanya kepada Rasulullah saw. Katanya: "Ya Rasulullah, saya tidak melihat engkau berpuasa pada bulan-bulan yang lain sebanyak puasa di bulan Sya'ban ini? Beliau saw menjawab: "Itulah bulan yang dilupakan orang, antara Rajab dan Ramadhan, bulan ditingkatkannya amal perbuatan kepada Allah swt Rabbul 'Alamin. Dan aku ingin amalku diangkat sedang aku dalam keadaan berpuasa." (HR An-Nasa-i).
6. Persiapan Materi. Kemudian yang harus kita perhatikan menyongsong bulan Ramadhan adalah persiapan finansial atau materi. Persiapan materi di sini tidak dimaksudkan untuk membeli kebutuhan berbuka dan sahur yang mewah dan mahal bahkan kadang terkesan berlebihan. Tapi finansial/materi yang diperuntukkan untuk menopang ibadah sedekah dan infak kita. Bulan Ramadhan merupakan bulan muwaasah (bulan santunan, pelipur lara). Sangat dianjurkan memberi santunan kepada orang lain, betapapun kecilnya. Pahala yang sangat besar akan didapat manakala ia memberi kepada orang lain yang berpuasa, sekalipun sekedar sebiji kurma dan seteguk air.
Kedermawanan Rasulullah saw pada bulan Ramadhan sangat besar. Digambarkan dalam beberapa riwayat bahwa sentuhan kebaikan dan santunan Rasulullah saw kepada masyarakat sampai merata, lebih merata ketimbang sentuhan angin terhadap benda-benda di sekitarnya.
sumber : tribunnews.com

Jokowi Resmikan Jalan Tol Terpanjang di Indonesia

Jokowi Resmikan Jalan Tol Terpanjang di Indonesia
Presiden Joko Widodo hari ini meresmikan  jalan tol terpanjang di luar tol Jakarta - Merak, yaitu Jalan Tol Cikopo – Palimanan (Cipali) di Jawa Barat. Tol ini diharapkan dapat mengurai kemacetan di jalur Pantai Utara (Pantura). 

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, peresmian itu dipercepat dari rencana semula Senin pekan depan, karena Jokowi ingin fokus mengurus pemerintahan dari Jakarta. 

Dengan diresmikannya tol sepanjang 116,7 km itu, menurut Menteri PUPR, akan bisa menguraikan kemacetan di Pantura, terutama saat mudik Lebaran 2015.

"Menurut keterangan Korlantas bisa mengurangi 40 persen kepadatan di Pantura," ujarnya seperti dikutip dari situs resmi Sekretariat Kabinet (setkab.go.id), Sabtu 13 Juni 2014

Secara terpisah Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Marga Kementerian PUPR, Hediyanto W Husaini mengatakan, proyek ini dibangun oleh PT Lintas Marga Sedaya. Tol Cipali akan memangkas jarak Cikampek – Palimanan hingga 40 kilometer ketimbang pengendara melewati jalur Pantura.

Menurut Hediyanto, jalan tol Cipali sudah 100 persen siap beroperasi.  "Tidak ada lagi pembangunan jalan, semua beres. Dua minggu lalu saya pantau saja tinggal pengecetan, marka, rest area, SPBU. Sedangkan jalannya sudah siap operasi," lanjut dia.
sumber : viva.co.id

Maling Motor di Ponpes Nyaris Dibakar Massa

Maling Motor di Ponpes Nyaris Dibakar Massa, Diselamatkan Kiai
Maimun (30), warga Desa Bindang, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, harus menelan pil pait dari perbuatannya.
Maimun nyaris tewas dihajar warga, setelah aksinya mencuri sepeda motor di halaman Pondok Pesantren (Ponpes) Attaufiqiyah, Desa Aeng Beje Raje, Kecamatan Bluto, Sumenep, ketahuan warga.
Akibatnya, maling motor yang kerap beraksi di siang bolong itu, harus menerima ganjarannya. Terpaksa terpaksa dilarikan ke puskesmas terdekat, lantaran mengalami luka memar di sekujur tubuhnya.
Tapi karena lukanya cukup parah, dan Puskesmas Bluto tidak sanggup menanganinya, tersangka dirujuk ke rumah sakit daerah (RSD) dr Moh. Anwar Sumenep, untuk mendapat perawatan medis.
"Kami sempat membawanya ke puskesmas, tapi karena luka di sekujur tubuhnya cukup parah, maka dirujuk ke rumah sakit," kata Halimi Agus Ermawan (36) warga setempat, Sabtu (14/6/2015).
Warga yang sudah kesal dengan ulah pencuri motor, berusaha membakar pelaku hidup-hidup.
Tapi tindakan main hakim sendiri itu, berhasil diredam pengasuh ponpes. Sehingga warga mengurungkan niatnya, dan membawanya ke puskesmas.
Dikatakan, pencurian sepeda motor di halaman ponpes, terjadi sekitar pukul 11.30. Waktu itu kedatangan dua tamu dari Desa Sera Timur, Kecamatan Bluto, mengendarai sepeda motor Honda Bravo dan Honda Mega pro.
Namun saat tamu tersebut sedang menunggu untuk bertemu kiai, tiba-tiba salah satu mesin kendaraan menyala.
Sontak pemilik kendaraan Mega Pro keluar, dan mendapati sepedanya sudah dinaiki orang tak dikenal hendak dibawa kabur.
Kemudian pemilik motor Mega pro, berusaha mencekal lengan pelaku, dan memintanya turun. Tapi pelaku nekat dan berusaha melarikan motor tersebut, sehingga pemilik berteriak minta tolong, jika sepeda motornya mau dicuri orang.
"Karena di sini sudah tiga kali terjadi pencurian motor, warga langsung kompak begitu mendengar teriakan maling. Warga menggebukinya dengan alat seadanya, dan berusaha membakarnya, tapi niat diurungkan karena dilarang kiai," pungkasnya.
Kapolres Sumenep, AKBP Rendra Radita Dewayana, membenarkan kejadian tersebut. Pihak Polres sudah menerjunkan anggota, untuk melakukan penjagaan terhadap pelaku yang dalam perawatan di rumah sakit.
"Benar telah telah terjadi pencurian motor dihalaman pesantren, saat ini korbannya sedang menjalani perawatan di rumah sakit," kata Kapolres Sumenep AKBP Rendra Radita Dewayana, melalui Kasubag Humas Polres AKP Hasanuddin.
Dikatakan, saat beraksi tersangka bersama temannya yang kini masih kabur. Petugas sudah mengantongi identitas teman tersangka dan tengah diburu untuk ditangkap. ( M Rivai )
sumber : tribunnews.com

Virus MERS Terus Memakan Korban

Virus MERS Terus Memakan Korban
Virus MERS terus menyebar di Korea Selatan. Dalam dua hari terakhir, muncul 19 kasus baru MERS di negara tersebut. Total kasus bertambah menjadi 145. WHO menyebut, krisis MERS di Korsel ini besar dan kompleks.
Dikutip dari Reuters, Minggu, 14 Juni 2015, Kementerian Kesehatan Korsel mengatakan, ada tujuh kasus baru muncul, setelah 12 kasus baru yang dilaporkan pada Senin, 13 Juni.
Korban tertular MERS termasuk seorang sopir ambulans, yang mengantar pasien MERS. Sementara korban meninggal karena MERS juga terus bertambah, hingga menjadi 14 orang.
WHO pada Sabtu kemarin mengatakan, lembaga PBB itu berencana menggelar pertemuan darurat pada Selasa, 16 Juni, untuk membicarakan wabah MERS di Korsel.
Virus MERS menyebar dengan cepat di Korsel hanya dalam waktu tiga pekan. Tapi asisten dirjen WHO Keiji Fukuda, mengatakan tidak ada indikasi virus MERS telah berubah menjadi lebih mudah menular.
sumber : viva.co.id

Tertimpa Baja 1 Ton, Buruh Pabrik Karet Meninggal

Naas! Tertimpa Baja 1 Ton, Buruh Pabrik Karet Meninggal
 JAMBI - Naas yang dialami Sani, pria yang kesehariannya sebagai buruh pabrik karet. Pria berumur 41 tahun ini tewas setelah besi baja seberat satu ton menimpa dirinya, Sabtu (13/6). Saat itu korban tengah beraktivitas di pabrik karet PT Batanghari Tembesi, tempat ia bekerja yang berlokasi di Sejinjang, Kecamatan Jambi Timur.
Akibat peristiwa itu, Sani yang tinggal di RT 1 Kelurahan Sejinjang, mengalami luka parah di sekujur tubuh, terutama bagian kepala. Kejadian ini terjadi saat para pekerja sedang melakukan aktivitas mereka.
Kapolresta Jambi, Kombes Pol Kristono, melalui Kapolsek Jambi Timur, AKP Jalaludin mengatakan, kejadian berawal dari seorang buruh bernama Edi, mengendarai mobil for clip yang mengangkat rak baja. Tiba – tiba, barang bawaannya tersebut terjatuh dan menimpa korban yang sedang melintas di dalam pabrik.
"Lukanya di beberapa tempat. Di kepala, wajah dan badan korban. Karena luka yang parah dan banyak mengeluarkan darah," tutur Jalaludin kepada wartawan, kemarin.
Lebih lanjut ia menjelaskan, ada juga luka-luka kecil disertai memar di beberapa anggota tubuh korban. Akibat musibah yang terjadi, kata dia, nyawa korban tak terselamatkan. Korban meninggal saat akan dibawa pihak perusahaan ke rumah sakit.
"Hasil investigasi sementara, insiden ini murni kecelakaan kerja," jelas kapolsek.
Polisi yang mendatangi TKP, langsung menyegel lokasi serta barang di pabrik tersebut. Ini digunakan untuk proses pengusutan.
sumber : Tribunnews.com

Tujuh Warga Banda Aceh Jalani Hukum Cambuk

Mesum, Tujuh Warga Banda Aceh Jalani Hukum Cambuk
Tujuh terdakwa mesum dicambuk di depan umum di halaman Masjid Albadar Gampong Kuta Baro, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh. Para terdakwa dijatuhi hukuman cambuk setelah menjalani persidangan di pengadilan Mahkamah Syariah Kota Banda Aceh.
Kepala Kejaksaan Negeri Banda Aceh Husni Thamrin mengatakan, para terdakwa yang dicambuk hari ini terbukti melanggar Pasar 22 jo Pasal 5 Qanun Nomor 14 Tahun 2003 tentang khalwat atau mesum.
"Mereka dihukum dicambuk dengan jumlah bervariasi setelah dipotong masa tahanan. Mereka terlah terbukti melakukan hubungan suami-istri tanpa ikatan nikah," kata Husni Thamrin, di Banda Aceh, Jumat, 12 Juni 2015.

Ketujuh pelaku mesum ini yang eksekusi terdiri dari empat perempuan dan tiga laki-laki. Ratusan warga ikut menyaksikan eksekusi hukuman cambuk itu di halaman Masjid Albadar. 
Sementara itu, tujuh terdakwa yang harus menjalani hukuman cambuk antara lain; ZA (40), MA (18), FY (22), AS (23),  F (21), M (19) dan ER (19). 
Pasangan mesum tersebut ditangkap beberapa waktu lalu di lokasi yang berbeda. Sebelum dieksekusi cambuk, mereka terlebih dulu menjalani persidangan di Mahkamah Syariah.
"Pemerintah Kota Banda Aceh berkomitmen menerapkan syariat islam, siapa yang melanggar qanun nomor 14 akan dicambuk, ini bukan untuk memperlukan, akan tetapi sebagai penringatan," ujar Husni.
sumber : viva.co.id

Pembunuh Angeline: Saya Dibayar Margareth

Pembunuh Angeline: Saya Dibayar Margareth
Agustinus Tai Andamai (25 tahun) mengaku dibayar oleh ibu angkat Angeline, Margareth, untuk menghabisi nyawa bocah mungil tersebut.
"Ya (saya dibayar)," kata Agus menjawab pertanyaan wartawan di Mapolresta Denpasar, Sabtu 13 Juni 2015.
Agus mengaku menyesali perbuatannya. Dari pengakuan Agus, uang sejumlah Rp2 miliar akan dibayar Margareth pada 25 Mei 2015, sembilan hari setelah ia membunuh Angeline. Di tanggal itu pula, Agus berhenti bekerja sebagai pembantu di rumah Angeline.
Pengakuan Agus ini sama persis dengan yang diutarakannya kepada anggota DPR, Akbar Faisal. Akbar yang usai bertemu Agus menuturkan, jika pria asal Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT), itu diiming-imingi sejumlah uang oleh ibu angkat Angeline, Margareth.

"Tadi, saat saya mengunjungi sel tahanan tersangka, dia (Agus) mengaku kepada saya, kalau dia dijanjiin Rp2 miliar oleh ibu angkat Angeline," jelas Akbar.

Akbar mengaku, telah menyampaikan pernyataan Agus ini kepada pihak penyidik Polresta Denpasar.
"Itu akan digali lagi sebagai fakta baru dari kasus ini. Saya akan mengawal kasus ini hingga tuntas," jelas Ketua DPP Partai Nasional Demokrat (NasDem) tersebut.
Kedatangan Akbar ke Bali adalah dalam rangka mengunjungi tersangka Agus. Menurut Akbar, dia penasaran dengan pengakuan Agus yang selalu berubah-ubah ke penyidik Polri, dan ingin bertemu langsung dengan tersangka. 
sumber : viva.co.id

Hattrick Ronaldo dan Kartu Merah Warnai Kemenangan Portugal

Hattrick Ronaldo dan Kartu Merah Warnai Kemenangan Portugal
Portugal sukses mempertahankan posisinya di puncak klasemen kualifikasi Euro 2016 setelah menang 3-2 atas Armenia. Tiga gol Cristiano Ronaldo berbuah tiga poin penting bagi negara semenanjung Iberia tersebut.

Tuan rumah sukses mengejutkan Portugal di menit ke-14 setelah Marcos Pizzelli melepaskan tendangan keras dari jarak 40 meter dari gawang. Bola mengarah keras tepat di bawah mistar, tak ada peluang buat kiper Portugal menyelamatkan gawangnya.

Namun, Portugal mendapatkan penalti di menit ke-28 setelah Joao Moutinho dijatuhkan di kotak penalti. Cristiano Ronaldo maju sebagai eksekutor dan dengan tenang menipu kiper Armenia. Skor 1-1 bertahan sampai turun minum.

Di paruh kedua, Portugal lewat kaki Ronaldo langsung tancap gas dengan mencetak dua gol pada menit ke-55 dan 58 lewat aksi individu dan tendangan kerasnya dari jarak 28 meter. CR7 hattrick dan unggul 3-1.

Menit 62, Portugal harus bermain dengan 10 pemain setelah Tiago dapatkan kartu kuning kedua akibat menjegal pemain di tengah lapangan. Hasilnya, Armenia pun berhasil memperkecil kedudukan di menit ke-72 lewat Hrayr Mkoyan memanfaatkan bola rebound.

Skor 3-2 pun bertahan sampai peluit panjang dengan menjadikan Cristiano Ronaldo sekali lagi sebagai pahlawan Portugal menghadapi Armenia yang tampil solid.

Kemenangan ini membuat posisi Portugal makin kokoh di puncak klasemen Grup I dengan 12 poin dari lima pertandingan, unggul lima poin dari Denmark di posisi dua. Armenia sendiri masih menjadi juru kunci dengan satu poin dari lima laga.

Susunan Pemain:
ARMENIA (4-1-4-1): 
Berezovski (c); Mkoyan, Arzumanyan, Andonian, Hayrapetyan; Mkrtchyan; Hovhannisyan, Mkhitaryan, Pizzelli, Ghazaryan; Sarkisov.

PORTUGAL (4-3-3): Rui Patricio; Vieirinha, R. Carvalho, Alves, Eliseu; Tiago, Moutinho, Coentrao; Nani, Ronaldo (c), Danny.
sumber : bola.viva.co.id

Simpati dari SBY untuk Angeline

Simpati dari SBY untuk Angeline
Simpati terhadap kasus Angeline terus mengalir. Tak hanya masyarakat biasa yang menggelar tabur bunga di lokasi, sejumlah petinggi negeri ini juga ikut menyatakan keprihatinannya.

Bahkan, mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ikut merasakan kepedihan Angeline. Ketua Umum Partai Demokrat itu mengirim karangan bunga sebagai ungkapan duka cita atas meninggalnya bocah berparas manis tersebut. Karangan bunga SBY diletakkan di depan gerbang rumah yang masih dalam pengawasan Polda Bali itu.

Menurut Ketua DPD Partai Demokrat Bali, I Made Mudarta, karangan bunga itu resmi dipesan oleh SBY.
"Beliau begitu prihatin atas kasus ini," kata Mudarta saat dihubungiVIVA.co.id, Sabtu 13 Juni 2015.

Tak sekedar simpati, Mudarta mengaku partainya telah menyiapkan ambulans gratis untuk memulangkan jasad Angeline ke Banyuwangi, Jawa Timur.

"Jika dibutuhkan, kami menyiapkan ambulans gratis untuk membawa jenazah Angeline. Kami sudah komunikasikan dengan orangtua kandungnya," kata Mudarta.

Tak hanya SBY, artis kontroversial Vicky Prasetyo juga memberikan karangan bunga. Juga ada Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise, Gubernur dan Wakil Gubernur Bali, I Made Mangku Pastika dan I Ketut Sudikerta, serta sejumlah tokoh lainnya.
sumber : VIVA.co.id