This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Social Profiles

Pages

Tuesday, 16 June 2015

Santai di Depan Rumah, Tak Sadar Bagian Belakang sudah Terbakar

Santai di Depan Rumah, Tak Sadar Bagian Belakang sudah Terbakar

Dua rumah dikawasan RT 07 Kelurahan Mayang Kecamatan Kotabaru hangus terbakar.
Menurut informasi, kebakaran hebat yang melanda rumah Lik Kardi dan saudaranya itu diperkirakan sekitar pukul 18.40 WIB, saat itu, korban tengah berada di depan rumah.
Ketika tengah bersantai di depan, rupanya api sudah berkobar dari arah belakang. Namun ketika hendak melakukan pemadaman, korban tak mampu berbuat banyak.
"Pemiliknyo adola dirumah, api tu cepat nian jalarnyo, sebab sebelah rumahnyo tu ado bangunan kayu," kata warga sekitar.
Tak berapa lama kejadian, lima armada pemadam kebakaran datang. Namun sayang, api yang sudah mengamuk, tak bisa dibendung, sehingga satu rumah hangus tinggal puing.
Ali Mustofa tetangga korban menyebut, rumah Kardi (60) itu baru selesai direhab, sementara rumah yang satunya juga milik dia, namun dikontrakkan kepada penjual nasi goreng.
"Yang ngontrak dakkdo dirumah, dio jualan, yang punyo rumah dak sadar kalau di belakang terbakar," sebut Ali Mustofa.
sumber : tribunnews.com

Sarat Prestasi, Atlet Ini Malah Dikecam Karena Bajunya Terlalu Ketat

Sarat Prestasi, Atlet Ini Malah Dikecam Karena Bajunya Terlalu Ketat
Prestasi tampaknya tidak hanya membuahkan puja pujian bagi seorang atlet, tak jarang pula prestasi malah berbuah kecaman.
Salah satunya yang dialami atlet senam peraih medali emas SEA Games buat Malaysia, Farah Ann Abdul Hadi, yang masih menuai kontroversi di negara tersebut.
Pemimpin kontingen Malaysia ke SEA Games (CdM), Datuk Norza Zakaria, merupakan orang terbaru yang membela posisi Farah.
"Bagi saya, dua putri Abdul Hadi, Farah Ann dan Katrina, telah berbuat banyak untuk negara ini. Mereka berdua memberi enam medali dan tidak seharusnya diperlakukan seperti ini," kata Zakaria.
"Seharusnya semua orang menghargai mereka daripada mengatakan hal-hal yang tidak membantu (meraih medali)," lanjutnya.
Penampilan Farah Ann dan tim senam Malaysia mendapat kecaman karena dianggap tidak pantas dan terlalu ketat sehingga menonjolkan bagian-bagian pribadi mereka.
Sekretaris federasi senam Malaysia, N Shanmugarajah, juga membela penampilan dua bersaudara tersebut.
"Baju senam yang dipergunakan atlet kita merupakan standar FIG (federasi senam internasional) dan harus digunakan saat bertanding."
Farah Ann (21) menanggapi kritik terhadap penampilannya dengan mengunggah pesan di akun Twitter-nya dan menulis, "Kaleng kosong nyaring bunyinya." Ia juga berterima kasih kepada para pendukungnya, "Saya sangat menghargai. Cinta buat kalian."
Dukungan buatnya antara lain berbunyi, "Abaikan para haters dan nikmati momen ini," tulis Far Han. Atau seperti ditulis Amir Zamri, "Jadilah diri sendiri. Abaikan semua pengecam. Banyak dari kami yang mendukungmu."
Dukungan buat Farah Ann juga muncul dari aktivis perempuan, Marina Mahathir.
"Buat mereka yang sibuk melihat bagian pribadi dari atlet, apa yang sudah mereka berikan untuk kejayaan negara mereka?"
Ulama besar negara bagian Perak, Tan Sri Dr Harussani Zakaria, menyebut secara prinsip wanita Muslim memang dilarang mengenakan pakaian yang menonjolkan bagian pribadi atau pun bentuk tubuh mereka.
Menurut dia, pakaian senam seperti saat ini memang tidak pantas buat wanita Muslim.
"Jika mereka ingin ikut serta, para atlet senam harus mengenakan pakaian yang menutup bagian terlarang. Namun, tentunya hal ini tidak cocok buat olahraga (senam) ini."
sumber : tribunnews.com

Dikeroyok Tentara, Polisi Jayapura Tewas

Dikeroyok Tentara, Polisi Jayapura Tewas
Anggota Polres Jayapura Kota, Bripka Amed Mahu, tewas setelah dikeroyok anggota TNI, Senin 15 Juni 2015. Korban dikeroyok anggota Kodim 1701 Jayapura, Jumat 12 Juni 2015, di depan Bar Horizon E Entrop Jayapura.

Juru Bicara Polda Papua Kombes Patridge Rudolf Renwarin mengatakan bahwa korban sempat dirawat selama tiga hari di rumah sakit. Namun, karena lukanya sangat parah, ia akhirnya meninggal hari ini.

"Pelakunya oknum TNI dari kesatuan Kodim Jayapura," kata Patridge.

Mengenai kronologi kejadian, Patridge menuturkan, saat itu anggota Kodim 1701 sedang menggelar patroli di Bar Horizon. Lalu, bertemu dengan korban yang saat itu dalam pengaruh minuman keras beralkohol.
"Para pelaku lalu menanyakan korban tentang identitasnya, tapi korban menjawab, saya ajudan Kapolresta Jayapura," kata Patridge.

Lantas tanpa sebab, para pelaku memukuli korban hingga wajahnya luka lebam dan perutnya sakit. "Dikeroyok tiga orang, korban tak berdaya," ujar Patridge.

Setelah mengeroyok korban, para pelaku meninggalkan lokasi kejadian. Saat ini, kasus ditangani oleh POMDAM XVII Cenderawasih.

Adapun identitas para pelaku sebagai berikut:
a. Praka I (Kesatuan Kodim 1701 Jayapura).
b. Pratu S (Satgas 133 Padang BKO Kodim 1701 Jayapura).
c. Serda T (Satgas 133 Padang BKO 1701 Jayapura).
Saksi yang sudah dimintai keterangan Billy Sanggenafa (Security Bar Horizon Dua Entrop Distrik Jayapura Selatan).
 sumber : viva.co.id

Ketika Hendak Diperkosa, Angeline Hanya Bisa Begini

Ketika Hendak Diperkosa, Angeline Hanya Bisa Begini
Sungguh tragis nasib bocah cantik Angeline (8). Sempat berteriak meminta bantuan ketika hendak diperkosa, disiksa dan dibunuh kemudian oleh tersangka Agustinus Tae.
“Sekitar jam 13.00 pada saat dia membersihkan ayam, dia (Agus) memanggil Angeline ke kamar dan menutup pintu dan berusaha memperkosa dia (Angeline).
Di situ dia teriak mama (Margaret) dan ada perlawanan dan karena sempat lepas, dia panggil lagi mama,” kata Haposan Sihombing, pengacara yang ditunjuk kepolisian untuk mendampingi tersangka Agustinus Tae, Jumat (12/5/2015).
Menurut Haposan, Agus telah mengakui ulahnya itu termasuk kenapa tersangka mengubur Angeline dengan boneka kesayangannya.
Haposan juga membeberkan, kenapa Agus yang baru sebulan bekerja pada keluarga Margareth tega menghabisi anak angkat majikannya tersebut.
Menurutnya, Ia tersinggung oleh ucapan Angeline yang menirukan ucapan Margareth yang menganggap Agus tidak becus bekerja.
Agus juga sempat memastikan apakah Angeline sudah tewas atau belum dengan menyulut api rokok di bagian punggungnya.
Setelah tewas, mayatnya dibungkus dengan sprei yang ia ambil di dekat kamar Margareth.
Leher Diikat Tali
Sebelum mengubur Angeline, Agus juga mengikatkan boneka kesayangan Angeline ke jasad gadis malang itu.
“Tali itu diikat di leher dan diikatkan boneka supaya arwahnya tidak mencari dia. Ini menurut pengakuannya pada tetua adatnya,” tambah Haposan.
Sedangkan terkait rentang waktu yang cukup lama saat pembunuhan yang dilakukan pukul 13.00 Wita dan baru dikuburkan sekitar pukul 20.00 Wita.
Agus mengungkapkan, Margaret baru mencari Angeline sekitar pukul 17.00 Wita.
Margaret, kata dia, kemudian bersama dengan anaknya yang saat itu datang, melaporkan kepada petugas desa setempat terkait kehilangan Angeline sekitar pukul 20.00 Wita.

Meski demikian Haposan menilai, tersangka Agus masih irit bicara kepadanya.
"Saya coba arahkan dia dari apa yang dijawab di BAP (berita acara pemeriksaan), dia (Agus) jawabnya sedikit-sedikit, tidak terlalu banyak dan apakah ada pemikirannya karena saya pengacara yang penunjukan polisi sehingga dia belum terbuka, kami juga tidak tahu," ujarnya.
Lie Detector
Kerap memberikan keterangan yang berubah-ubah saat diperiksa, Polda Bali akan menggunakan 'Lie Detector' untuk memeriksa Agustinus Tae atau Agus, tersangka pembunuhan terhadap Angeline(8).
"Alat lie detector sudah diturunkan ke Bali, ini untuk memeriksa keterangan Agus benar atau tidak. Karena kadang dia jawab A kadang C. Seperti soal sempat ditawarkan Rp 2 miliar ternyata pas dikonfrontir ternyata cuma main-main saja," ujar Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Anton Charliyan, Senin (15/6/2015) di Mabes Polri, Jakarta.
Dihubungi terpisah, Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Wiyanto mengatakan tujuan tes uji kebohongan yakni untuk memperoleh informasi sekaligus bahan penyidikan dan pengembangan kasus.
Termasuk dugaan adanya aktor intelektual dibalik peristiwa pembunuhan tersebut.
"Supaya hasilnya maksimal, sebelum di lie detector, Agus tidak kami periksa. Alat lie detector sudah datang kemarin ke Polda," tambahnya.
Tangan Misterius
Coba perhatikan foto di atas, sebuah jari tangan berada di pundak kakak angkat bocah korban pembunuhan di Denpasar Angeline, Christin Kunci (kiri).
Jari tangan yang merangkul Christin itu terlihat hitam, tak seperti jari tangan manusia pada umumnya.
Siapakah jari tangan tersebut? Kini jadi pertanyaan di kalangan netizen sebab orang yang berada di samping Christin tidak tampak lantaran foto terpotong.
Nindy Widia menulis komentar, “Itu yang ada dibahu kakak angkatnya, tangan yg warna item iti tgn siapa yaa ??itang.”
Naomi Sapan menulis komentar, “Iya baru sadar. Seram sekali hitamnya. Bukan seperti tangan manusia. Mungkin ada yang bisa postingkan foto utuhnya.”
Suparnawa Suratmodjo menulis komentar, “Hiii....itu tangan negro.....tapi mana ada negro disana....”
Harning Pramesti menulis komentar, “Iya setelah saya amati emang aneh itu tangan siapa ?
serem.”
Shinta Pram menulis komentar, “tangan setan kali ya.”
Rrm Lensa menulis komentar, “Mungkin Tangan arwah.”
Yohana Sudarsono menulis komentar, “Ada foto yg lebih lengkap, disitu memang ada orang asing berkulit hitam di sebelahnya. Mungkin orang dekat kakak angkat Angeline.... jadi tidak perlu dibesar2kan sbg tangan arwah atau semacamnya. tp mmg aneh cara mereka tersenyum...”
Nana Yesha menulis komentar, “mungkin itu tangan kecilny angelin yg ingin minta tlng untk mengungkap siapa pembunuhny...ato jgn''yg dipegang tangan itu pembunuhny,,,psikopat 3 serangkai..hukum mati aj...mana ad orng kehilangan kluarga tp bs senyum exiss bgtu..”
Zheva Khavhanea menulis komentar, “Iya ih itu item tangannya sapa.."
Erwin Bin Tobin menulis komentar, “Iya..itu sosok yg lindungi keluarga itu supaya bsa lepas dr kasus yg skrng merka alami,n itu jelas pengikut setan sbb ada kekuatan magis di dalam gambar itu n itu jelas" ilmu hitam.i..ilsisi.”
Indri Angraini Yuliyanti menulis komentar, “Tanganny seperti berbulu gitu...”
Cim Novie Irmayantie menulis komentar, “ada tangan hitam di pundak..tangan siapa itu...???”
Niar Allianz Jakarta menulis komentar, “Koq melihat tangan hitam itu jdi merinding ya.”
Lusi Helly menulis komentar, “Seperti ada aura negatif dlm foto itu, tdk spt foto2 biasanya....”
Anggy Yamanaka Potter menulis komentar, “Ih.. Udah pada positiv thinking aja. Mungkin tangan manusia biasa aja.”
Vira Ferry menulis komentar, “Tangan genderewo.pndamping mereka... Buat tolak bala agar mereka terlepas Dari kasus pembunuhan..”
Sebelumnya, foto di atas diperoleh dari akun Instagram artis Ivan Gunawan @ivan_gunawan. Ivan mem-posting foto tersebut lantaran mereka terlihat seperti tersenyum saat Angeline dilaporkan hilang.
Bibir mereka kemerahan dan kehitaman terlihat merekah.
Begitu pula dengan bibir Margriet Megawe, ibu kandung Christin dan Yvone.
Melihat raut wajah ketiganya, sontak sejumlah pemilik akun Instagram memandang sinis dan menghujat mereka.
Sejak foto itu di-posting, beragam komentar muncul.
Mayoritas berisi hujatan dan menyebutnya sebagai dalang pembunuhan Angeline guna mendapatkan harta warisan.
Sangat Disayang
Angeline kecil sangat disayang oleh Douglas Scarborough, suami Margriet sekaligus ayah angkat Angeline. Saat Douglas berada di Bali, ia selalu menemani Angeline bermain.
“Si Douglas ini orangnya baik dan senang dengan Angeline, dia selalu menemani. Saat di Bali, Douglas sudah pensiun. Selang beberapa minggu tinggal di Bali Douglas meninggal karena sakit,” ujar sumber Tribun Bali, ketika menceritakan sosok ayah angkat Angeline, Minggu (14/6/2015).
Douglas Scarborough, lahir di Galveston, Texas, Amerika Serikat, 26 Februari 1945.
Dia bungsu dari lima bersaudara
Dia meninggal di Singapura, 17 September 2008, akibat komplikasi serangan jantung. Sosok ayah angkat Angeline ini juga suka berkeliling dunia.
Sebagian besar masa bekerjanya dihabiskan di Indonesia, di bidang sistem gempa bumi dan eksplorasi minyak.
Sumber Tribun mengatakan, dirinya mengenal Margriet sekitar tahun 2007, dikenalkan oleh orang dekat dari lingkungan keluarga Margriet.
“Waktu itu kebetulan mereka masih sering ada di Jakarta, karena pada saat itu suaminya masih hidup dan keduanya lebih sering di Jakarta. Saat Angeline diambil oleh Margriet, rumah yang di Sedap Malam masih dalam proses pembangunan. Dulu rumah yang di Sedap Malam masih lapang, tidak sekumuh sekarang, Margreit tidak terlalu telaten dalam mengurusi barang-barangnya,” kenangnya.
Saat rumah yang terletak di jalan sedap malam rampung, dalam waktu bersamaan, Christina, anak pasangan Margriet dan Douglas yang warga negara Amerika, sekaligus kakak tiri Angeline, telah memiliki tanah di daerah Canggu, Badung yang tengah dibangun.
“Setelah berumur enam bulan, Angeline dititipkan Margriet ke iparnya. Karena ibu angkatnya ini sering berada di Jakarta,” katanya.
Selain sumber Tribun yang mengenal Margriet di tahun 2007 hingga 2008-an, sumber Tribun Bali lainnya juga mengenal Margriet di tahun 1990-an, saat tinggal di Balikpapan.
Dia juga mengenal Douglas Scarborough, ayah angkat Angeline yang pada waktu itu bekerja di perusahaan minyak.
Menurutnya, sosok Douglas adalah orang yang baik dan selalu perhatian terhadap orang sekelilingnya.
“Douglas bekerja di perusahaan minyak Vico, Balikpapan, Kalimantan. Dia menjabat sebagai chief geophycisist untuk survei minyak atau seismic. Orangnya baik sekali dan tidak pernah berbuat yang aneh-aneh, dia biasa-biasa saja menurut saya,” terangnya.
Setelah itu, sumber Tribun ini kemudian memilih untuk tinggal di Bali. Dari sanalah ia kembali lebih dekat dengan keluarga Margriet.
Terkait dengan Angeline, Douglas adalah orang yang paling sayang.
Setiap liburan Douglas selalu menyempatkan diri menghabiskan waktunya bermain bersama Angeline.
“Douglas tidak pernah berlama-lama di Bali kalau tidak libur. Douglas itu sayang banget sama Angeline sudah seperti anak sendiri,” tutupnya saat menceritakan sosok ayah angkat Angeline.
sumber : (brilionet/tribunbali/instagram)

Siswi Bunuh Diri Setelah Diperkosa Pria yang Dikenalnya di Facebok


 Tragis nasib yang dialami seorang perempuan pelajar di Austria. Ia memutuskan bunuh diri melompat di depan kereta api yang sedang melaju akibat diperkosa oleh seorang pria yang baru dikenalnya di Facebook.
Seperti dirilis Mirror, Senin (15/6/2015), sebelum kejadian, sang perempuan yang diperkirakan baru berusia 14 tahun itu terlihat menangis di stasiun kereta api, sebelum tiba-tiba melompat ke depan kereta api yang sedang melaju menuju Wina.
Siswi perempuan yang tidak disebutkan namanya itu, dilaporkan sehari sebelumnya bertemu dengan seorang pria yang baru dikenalnya di Facebook.
Pria yang dikenali bernama Krystian itu di laman Facebooknya mengaku baru berusia 17 tahun, walau sebenarnya dia sudah berusia 40 tahun.
Setelah bertemu pria tersebut, keeseokan harinya sang ibu, Jonna, mengatakan anak gadisnya terlihat menangis tapi tak mau menjelaskan apa penyebab tangisannya.
"Saya pikir dia telah bertengkar dengan pacarnya. Saya melihat dia meneteskan air mata. Tapi saat ditanya apa yang membuat dia menangis, anak saya tak mau menjelaskan dan hanya menangis dan memeluk saya," ujar Jonna.
"Saya sempat merayunya agar menerangkan apa yang terjadi, dia malah pergi dan mau menjelaskan apa yang terjadi. Setelah itu dia tak pernah kembali dan dilaporkan telah bunuh diri loncat ke depan kereta api yang sedang melaju," lanjutnya.
Keingintahuan Jonna terkait penyebab anaknya nekad bunuh diri, membuat dia membuka laman Facebook anaknya. Dan menemukan adanya teman di laman tersebut yang bernama Krystian.
Dia juga menemukan kalau Krystian juga melakukan kontak dengan banyak perempuan muda seperti anaknya.
Dari teman-teman anaknya, Jonna mendapat informasi kalau anaknya telah diperkosa teman Facebooknya yang bernama Krystian.
Penelusurannya, Krystian tak hanya memperkosa anaknya, namun beberapa gadis muda teman pelaku juga mengalami nasib serupa. Sisanya juga pernah menjadi korban perkosaan.
Rata-rata korbannya dijanjikan bakal dibawa melancong dengan mobil mahal dan kapal pesiar.
Polisi Austria kini dilaporkan telah mengejar pelaku yang diduga kuat telah melakukan pemerkosaan terhadap dua gadis berusia 16 tahun yang menjadi korbannya di Facebook.
sumber : tribunnews.com

Kesal, Messi Hina Lawan dengan Kata-kata Jorok

Kesal, Messi Hina Lawan dengan Kata-kata Jorok
 Argentina kurang mulus dalam melakoni laga pertama Copa America 2015 melawan Paraguay di Stadion La Serena Chile, Minggu 14 Juni dini hari WIB. Tampil dengan kekuatan penuh, La Albiceleste hanya mampu bermain imbang 2-2.

Bahkan, panasnya tensi pertandingan sampai-sampai membuat penyerang sekaligus kapten Argentina, Lionel Messi emosi. Pemain Barcelona tersebut juga diyakini telah melontarkan kata-kata tak pantas kepada pemain lawan. 

Dilansir 101 Great Goals, semua berawal ketika Argentina melakukan serangan pada babak pertama. Saat bola dalam penguasaan Messi, pemain Paraguay, Richard Ortiz harus menjatuhkan pemain berusia 27 tahun tersebut dengan tekel.

Usai terjatuh, Messi pun mencoba bangkit, dengan bantuan uluran tangan Ortiz. Kendati demikian, pemain dengan koleksi empat trofi Ballon d'Or tersebut memasang wajah kesal, sambil memberi umpatan kepada sang lawan.

Berdasarkan pembaca gerakan bibir, Messi diketahui telah mengucapkan "La concha de tu madre!" atau diterjemahkan menjadi "Kemaluan ibumu!".

Adapun Messi memang tampak frustrasi di laga tersebut, meski menyumbang satu gol lewat titik putih pada menit 36. Hasil pertandingan pun terasa menyakitkan bagi Argentina, karena gol penyama kedudukan Paraguay terjadi pada menit-menit akhir.





sumber : viva.co.id

Monday, 15 June 2015

Upah Rp 2 Miliar, Bukan untuk Bunuh Angeline

Upah Rp 2 Miliar, Bukan untuk Bunuh Angeline
Agus tersangka pembunuh bocah Angeline di DenpasarBali, diyakini berbohong saat mengaku ada upah Rp 2 miliar dari ibu angkat Angeline, Margriet Megawe jika dia membunuh bocah perempuan berusia delapan tahun tersebut.
"Bohong, itu bohong. Rp 2 miliar itu bukan untuk membunuh Angeline, tapi agar dia pasang badan untuk pelaku lainnya," kata Siti Sapurah, Pegiat Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Denpasar, Senin (15/6/2015).
"Saya mendapat info itu dari orang yang selama ini men-support saya untuk mendamping kasus ini. Saya sudah bertemu lagi dengan Agus dan dia bilang enggak. Dia memang berubah-ubah keterangannya," ujarnya lagi
Siti Sapurah adalah orang yang selama ini mendampingi kasus tewasnya Angeline. Dia juga mempertanyakan penetapan status tersangka terhadap ibu angkat Angeline untuk kasus dugaan penelantaran anak.
"Siapa yang lapor? Coba tanya ke Polda. Saya pernah akan melaporkan hal tersebut di Polresta tapi ditolak. Malah saya ditelepon katanya sudah disiapkan laporan yang mau saya laporkan. Jadi saya bingung, siapa yang melaporkan karena saya belum dapat suratnya," ungkap dia.
Menurut dia, rencananya yang akan dilaporkan adalah kasus dugaan penelantaran, penganiayaan sampai menghilangkan nyawa.
"Saya sudah melaporkan ke Polresta tapi ditolak dengan alasan biarkan kami bekerja dulu dan kami masih telusuri," kata Siti Sapurah.
"Saya kan belum ke sana, kok cepat sekali dijadikan tersangka. Tersangka kan berdasarkan laporan dan saya belum pernah mendapatkan suratnya," ujarnya.
"Selain itu, orangtua kandung Angeline bersama saya. Dan hanya akan keluar jika bersama saya," kata dia.
Siti Sapurah berkeyakinan, ibu angkat Angeline teribat dalam kasus pembunuhan tersebut.
"Saat ditemukan jenazah Angeline berada di dalam rumah Margriet selama berhari hari, jadi tidak mungkin jika dia tidak terlibat," tegasnya. 
sumber : tribunnews.com

Panglima TNI Ingatkan Malaysia

Panglima TNI Ingatkan Malaysia Agar Pesawat Tempurnya Jangan Lagi Lewat Ambalat


Panglima TNI Jenderal Moeldoko mengatakan pemerintah Indonesia akan memberi peringatan kepada Pemerintah Malaysia agar perangkat seperti pesawat militer Malaysia tidak lagi melintasi Ambalat.
"Pasti nanti (pemerintah Malaysia) akan diingatkan," ujar Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (15/6/2015).
Moeldoko mengatakan sudah ada kesepakatan sebelumnya dengan pihak militer Malaysia agar keduabelah pihak saling menjaga perbatasan negaranya masing-masing.
"Sebenarnya kami sudah bersepakat dengan Panglima mereka ya untuk masalah Ambalat jangan lagi, kita anu lah, Kita saling menjaga aja. Anda menjaga, saya juga menjaga. Kita sudah sepakat," kata Moeldoko.
Diberitakan sebelumnya, hingga Mei 2015, sudah sembilan penerbangan pesawat negeri jiran melanggar wilayah udara Indonesia, yang menjadi tanggung jawab Pangkalan TNI AU Tarakan, Kalimantan Utara.
Hal ini disampaikan oleh Komandan Lanud Tarakan Letkol Pnb Tiopan Hutapea kepada wartawan di Lanud Tarakan, Kalimantan Utara, Rabu (10/6/2015).
Penetrasi pesawat asing memasuki wilayah udara Ambalat terpantau Satuan Radar 225 Kosek II, Kohanudnas di Tarakan. Menurut Komandan Satuan Radar Mayor Lek M Suarna, penetrasi seringkali dilakukan pesawat Malaysia.
Sebanyak sembilan kali pesawat militer negeri jiran itu lepas landas dari Tawau dan memasuki wilayah Indonesia di atas perairan Ambalat.
Ternyata, pesawat itu bisa leluasa memasuki batas wilayah Indonesia dan mengudara hingga 30 menit di atas perairan Nusantara. Mereka sudah menghitung, bila pesawat TNI AU akan mencegat, setidaknya butuh waktu satu jam lebih untuk samapi Ambalat.
Untuk menangkal berbagai pelanggaran wilayah itu, dilaksanakan operasi militer gabungan dengan sandi Perisai Sakti 2015.
Operasi ini dilakukan TNI AU dan TNI AL, berupa penyiagaan pesawat tempur F-16, Sukhoi, T50i Golden Eagle, Super Tucano, serta kapal perang di perairan Ambalat.
Sembilan pesawat Malaysia langgar perbatasan RI
Hingga Mei 2015, sudah sembilan penerbangan pesawat negeri jiran melanggar wilayah udara Indonesia, yang menjadi tanggung jawab Pangkalan TNI AU Tarakan, Kalimantan Utara.
Hal ini disampaikan oleh Komandan Lanud Tarakan Letkol Pnb Tiopan Hutapea kepada wartawan di Lanud Tarakan, Kalimantan Utara, Rabu (10/6/2015).
Penetrasi pesawat asing memasuki wilayah udara Ambalat terpantau Satuan Radar 225 Kosek II, Kohanudnas di Tarakan. Menurut Komandan Satuan Radar Mayor Lek M Suarna, penetrasi seringkali dilakukan pesawat Malaysia. Sebanyak sembilan kali pesawat militer negeri jiran itu lepas landas dari Tawau dan memasuki wilayah Indonesia di atas perairan Ambalat.
Ternyata, pesawat itu bisa leluasa memasuki batas wilayah Indonesia dan mengudara hingga 30 menit di atas perairan Nusantara. Mereka sudah menghitung, bila pesawat TNI AU akan mencegat, setidaknya butuh waktu satu jam lebih untuk samapi Ambalat.
Untuk menangkal berbagai pelanggaran wilayah itu, dilaksanakan operasi militer gabungan dengan sandi Perisai Sakti 2015. Operasi ini dilakukan TNI AU dan TNI AL, berupa penyiagaan pesawat tempur F-16, Sukhoi, T50i Golden Eagle, Super Tucano, serta kapal perang di perairan Ambalat.
Menurut pengamatan Warta Kota, tiga pesawat tempur F-16 sudah disiagakan untuk patroli dan mencegat pesawat asing pelanggar batas. Pesawat Hercules juga disiapkan untuk menerjunkan pasukan. Rabu malam, sepasukan anggota Kopassus diterjunkan melalui udara untuk melakukan operasi darat di perbatasan Kalimantan Utara.
Dalam keterangannya kepada wartawan, Danlanud Tarakan Letkol Pnb Tiopan Hutapea mengeluhkan sulitnya mencegat pesawat nakal yang memasuki Indonesia tanpa izin. Pasalnya pesawat tempur yang bersiaga, jauh dari Tarakan, karena selama ini berada di Makassar, Sulawesi Selatan.
Setelah adanya infiltrasi pesawat asing itu, Danlanud meminta pesawat tempur disiagakan di Tarakan. Sehingga tak ada penyusup yang memasuki wilayah Ambalat. Setelah pesawat tempur ditarik kembali, penyusupan pesawat asing terjadi lagi. Idealnya ditempatkan minimal satu skuadron penyergap di Lanud Tarakan.
sumber : tribunnews.com

Putra SBY Ini Digadang-gadang Jadi Presiden RI Masa Depan

Dapat IPK 4.0, Putra SBY Ini Digadang-gadang Jadi Presiden RI Masa Depan
 Putra sulung mantan Presiden Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono, Mayor Inf. Agus Harimurti Yudhoyono mendapatkan nilai IPK yang sangat memuaskan, yakni 4.0 saat menyelesaikan pendidikannya di Amerika Serikat.
Tidak hanya di pendidikan militer namun juga pendidikannya di universitas lainnya. Hebatnya ia juga mendapatkan nilai IPK yang sama yakni 4.0. Hal ini terungkap dalam satu postingan di akun Facebook Susilo Bambang Yudhoyono.
"Like Father, Like Son"
Kemarin, Sabtu (13/6) pagi waktu Kansas adalah salah satu hari yang membahagiakan bagi Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Ani Yudhoyono. Putra sulungnya, Mayor Inf. Agus Harimurti Yudhoyono menyelesaikan pendidikan militernya di US Army Command and General Staff College (CGSC), Fort Leavenworth, Kansas, Amerika Serikat. Pendidikan tersebut ditempuh selama 1 tahun. Mayor Agus berhasil lulus dengan membawa pulang IPK 4.0. Ia juga menerima international badge dari Deputi Komandan CGSC Mayor General Hughes.
Hal yang membahagiakan lainnya yaitu, di saat yang bersamaan, Mayor Agus juga meraih gelar Master of Arts (MA) dalam Leadership and Management dari George Herbert Walker School of Business and Technology, Webster University. Juga dengan IPK 4.0. Inilah yang disebut sebagai "like father like son", karena apa yang ditempuh AHY sama dengan yang ditempuh SBY pada tahun 1991. SBY juga menyelesaikan pendidikannya di CGSC, Forth Leavenworth, Kansas, dan di waktu yang bersamaan menyelesaikan pendidikan master di Webster University.
Menurut Mayor Agus, keberhasilan yang diperolehnya saat ini tak terlepas dari dukungan seluruh keluarga, utamanya orangtua, istri dan anak tercinta, Annisa dan Aira.
Hal ini menuai banyak pujian dari para netizen, mereka menganggap Agus Harimurti adalah calon presiden Republik Indonesia (RI) masa depan.
Seperti kata akun facebook Yat Ruchiyat Thea, Like father.. Like son . Yang berharap mayor Agus kelak bisa seperti bapak SBY jadi presiden RI , mana suaranya ???
Hal yang sama juga dikatakan akun facebook Yudha Patria Laksana yang bahkan membandingkan dirinya dengan yang lain, Anak p.sby pinter aja ngga sombong...kl "anak orang lain" cuman biasa aja kl ngomong kepalanya ndangak (sombong)...wwkkk wwwkkk.
postingan yang dibuat pada Minggu (14/6/2015) itu telah dilike 134,255 dan dishare 2.884 kali.
Berikut beberapa komentar netizen lainnya.
Fauzan Noor Rohman
Buah tidak akan jatuh jauh dari pohonnya. Ayahnya luar biasa, insyaalloh putranya hebat. Semoga pak SBY sekeluarga tetap di beri kesehatan. ??????? YRA
Jarzal Tandjin
Gagah dan berwibawa, walau militer tulen tetapi berwajah sipil, nggak angjuh. Ada anak Presiden sipil, tetapi berwajah militer yang kaku.
Devie Ajah
Bibit yg bagus pasti menghasilkan panen yg bagus juga. Apa yg ditanamkan dari ortunya. Dan ini kelak akan menjadi seorang pemimpin kedepannya. Tidak spt jaman orba yg hanya menghasilkan anak2 yg hanya menggunakan fasilitas negara dan dompleng nama orang tuanya.. selamat buat AHY,,,
Neji Hinata Kakashi
Wah cma banggain...anak nya tapi gk membagakan bagi rakyat indonesia....
indonesia mah dri dlu rakyat ska di bodohin...dengan pecitra an....seperti skrang ini...wes loro loro ..kasian pak karno.

sumber : tribunnews.com

Dibantai Vietnam, Timnas U-23 Gagal Raih Perunggu

Dibantai Vietnam, Timnas U-23 Gagal Raih Perunggu
Tim nasional Indonesia U-23 gagal total dalam cabang sepak bola SEA Games 2015. Harapan Indonesia meraih medali perunggu akhirnya pupus setelah tim yang dibesut Aji Santoso tersebut takluk 0-5 dari Vietnam, di National Stadium, Singapura, Senin (15/6/2015) siang.
Indonesia bertemu Vietnam karena gagal lolos ke final seusai takluk 0-5 dari Thailand pada babak semifinal. Namun, Indonesia tak bisa berbuat banyak karena harus mengakui kekuatan Vietnam yang tampil lebih baik.
Bahkan, empat gol yang diciptakan pasukan Toshiya Miura tercipta pada babak pertama. Gol pertama Vietnam diciptakan Hong Quan Mac melalui titik putih pada menit ke-12.
Vietnam menerima hadiah penalti menyusul handsball yang dilakukan Hansamu Yama. Hong Quan Mac yang maju sebagai algojo berhasil menyarangkan bola ke sisi kanan gawang Teguh Amiruddin.
Belum sempat menciptakan peluang emas, Indonesia kembali kebobolan pada menit ke-21. Kali ini, Teguh dipaksa memungut bola di gawangnya sendiri setelah gagal membendung tembakan Huy Toan Vo.
Gol berawal dari serangan balik yang cepat Vo yang menyisir di sisi kanan pertahanan Indonesia berhasil menerima bola. Pemain bernomor punggul 25 tersebut kemudian berhasil merangsek ke dalam kotak penalti lawan. Tinggal berhadapan dengan Teguh, Vo berhasil menyarangkan bola.
Vo benar-benar menjadi petaka bagi Indonesia. Vo berhasil mencetak gol kedua pada menit ke-41. Dari luar kotak penalti, Vo dengan menggunakan kaki kiri melepaskan sepakan keras yang membuat bola bersarang ke sisi kanan gawang Indonesia.
Itu bukan gol terakhir dari Vietnam. Teguh untuk keempat kalinya dipaksa memungut bola di gawangya sendiri setelah gagal membendung tembakan Huu Dung Nguyen pada masa injury time. Alhasil, Vietnam unggul 4-0 atas Indonesia pada babak pertama.
Bukannya mencetak gol balasan, Indonesia malah kebobolan untuk kali kelima pada menit ke-71. Noc Hai Que mencatatakan namanya di papan skor dengan memaksimalkan umpan Duy Manh Do.
Tujuh menit kemudian, Muchlis nyaris mencetak gol. Namun, Muchlis gagal karena bola tembakannya ditepis Phi Minh Long Phi.
Setelah itu, Indonesia tak mampu menciptakan ancaman baru. Skor 0-5 untuk keunggulan Vietnam bertahan hingga laga usai.
Susunan Pemain
Indonesia U-23: 1-Teguh Amiruddin; 3-Abduh Lestaluhu, 16-Hansamu Yama Pranata, Agung Prasetyo, 5-Zalnando (Syaiful 51); 13-Manahati Lestusen, 19-Zulfiandi; 7-Ahmad Nufiandani, 18-Adam Alis Setyano, 10-Wawan Febriyanto; 9-Muchlis Hadi Ning Syaifulloh.
Pelatih: Aji Santoso
Vietnam U-23: 27-Phi Minh Long Phi; 3-Manh Hung Pham, 6-Minh Tung Nguyen, 15-Noc Hai Que, 22-Thanh Hien Nguyen; 25-Huy Toan Vo, 11-Duy Manh Do, 2-Huu Dung Nguyen; 10-Cong Phuong Nguyen, 17-Hong Quan Mac, 20-Phi Sho Tran
Pelatih: Toshiya Miura. (*)
sumber :tribunnews.com

Dicari 5 Traveller untuk Keliling Asia Tenggara Bareng AirAsia

Dicari 5 Traveller untuk Keliling Asia Tenggara Bareng AirAsia
KUALA LUMPUR – Maskapai AirAsia mengumumkan peluncuran kontes AirAsia Asean Traveler yang mencari lima pemenang yang berkesempatan untuk merasakan pengalaman mengeksplor keindahan negara-negara Asia Tenggara menggunakan AirAsia Asean Pass.
Kelima pemenang tersebut nantinya akan terbagi dalam lima kategoritraveller yaitu sebagai spesialis pantai atau beach specialist, artis Instagram atau Instagram artist, ahli foto selfie atau selfie experts, ahli kuliner atau Pro-Foodie dan pecinta olahraga ekstrim atau Extreme Daredevil.
Kontes ini telah dimulai dan akan berakhir pada 12 Juli 2015.
Kompetisi terbuka untuk semua kalangan yang berdomisili di jaringan AirAsia termasuk sepuluh negara Asia seperti Taiwan, Jepang, Korea Selatan, India, Nepal, Saudi Arabia, Australia, Cina, Hong Kong, dan Sri Lanka untuk mengirimkan video paling kreatif berdasarkan kategori traveller yang dapat dipilih oleh calon peserta.
Bagi peserta yang tertarik untuk mengikuti kontes ini dapat mengunjungi microsite aseantraveller.airasia.com untuk detail lengkap mengenai kriteria pendaftaran dan cara menggungah video.
Direktur Niaga AirAsia Indonesia, Andy Adrian Febryanto mengatakan, sejak peluncurannya pada bulan Februari lalu, AirAsia Asean Pass telah memperoleh respon yang cukup positif dari pelanggan.
"Adapun kontes AirAsia Asean Traveller yang kami selenggarakan saat ini merupakan wujud komitmen kami terhadap Asean dan merupakan langkah yang tepat untuk terus mengedukasi masyarakat terkait keuntungan yang dapat diperoleh dari produk AirAsia Asean Pass ini," ujarnya dalam siaran pers yang diterima Tribunjogja.com, Minggu (14/6/2015).
Melalui kontes ini, pihaknya juga hendak memberikan kesempatan bagi pelanggan AirAsia untuk mengeksplor kawasan Asia Tenggara dengan rencana perjalanan yang telah disiapkan dari negara asal mereka.
"Seperti yang diketahui bersama, kawasan Asia Tenggara menyimpan berjuta keindahan dan AirAsia sangat antusias untuk melihat beragam kreatifitas dari seluruh calon peserta yang hendak mengikuti kontes ini," lanjutnya.
AirAsia akan melakukan seleksi terkait video-video yang telah diunggah peserta berdasarkan setiap kategori di akhir periode kontes.
Pihaknya akan memilih sebanyak lima pemenang yang berhak memperoleh kesempatan untuk mendapatkan perjalanan gratis berkeliling Asia Tenggara.
AirAsia akan membiayai seluruh tiket penerbangan dan akomodasi dari negara asal pemenang di kawasan Asia Tenggara dan negara-negara yang termasuk ke dalam jaringan AirAsia.
Setiap pemenang nantinya diwajibkan untuk menyelesaikan sejumlah daftar aktivitas dan menamatkan rencana perjalanan yang telah disiapkan oleh AirAsia dan berbeda untuk setiap kategorinya.
Setiap pemenang pun diwajibkan untuk mengangkat keajaiban dan keindahan Asean yang mereka lihat dan rasakan selama perjalanan berlangsung.
Kartu AirAsia Asean Pass dan AirAsia Asean Pass+ memungkinkan pelanggan untuk menikmati penerbangan ke lebih dari 148 rute menuju sepuluh negara di kawasan Asia Tenggara dengan harga tetap (fixed rate).
AirAsia Asean Pass berlaku seperti satu mata uang, dimana kartu ini dapat mengurangi kerumitan penetapan harga yang disebabkan oleh perbedaan mata uang karena penetapan harga menggunakan sistem kredit sehingga pelanggan dapat dengan kreatif merencanakan perjalanan mereka berkeliling Asia Tenggara.
Untuk informasi lebih lengkap mengenai kontes AirAsia Asean Traveller dan berita terkini termasuk aktivitas promosi AirAsia, Anda dapat mengikuti kami melalui Twitter (twitter.com/AirAsia) atau Facebook (facebook.com/AirAsia). 
sumber : tribunnews.com

Mualaf Palsu ini Menipu di Banyak Masjid, Silakan Kenali Wajahnya

Mualaf Palsu ini Menipu di Banyak Masjid, Silakan Kenali Wajahnya
Foto-foto seorang ‘mualaf’ beredar di media sosial.
Ia menjadi populer karena sedang dicari oleh Mualaf Center Indonesia untuk dibina lantaran tertangkap kamera di beberapa masjid mengaku sebagai mualaf untuk mendapatkan sejumlah uang.
Hanny Kristianto, salah seorang pembina mualaf di Mualaf.com(Mualaf Center Indonesia), mengunggah beberapa foto seorang pria yang mengaku sebagai mualaf.
Ia datang ke sejumlah masjid dengan menggunakan nama dan KTP yang berbeda.
Di Masjid Pondok Indah ber-KTP bernama Simon saragih... mengaku butuh uang untuk pulang ke medan..” kata Hanny Kristianto melalui akun Facebooknya, “Di Masjid Marinir Cilandak ber-KTP bernama Herry Sibutar Butar.. mengaku baru keluar penjara karena membunuh ketika ikut Hercules..

Dari foto yang diunggah Hanny memang sekilas terlihat penampilan berbeda antara Simon Saragih dan Herry Sibutar Butar.
Namun jika diperhatikan baik-baik, dua orang yang berpenampilan berbeda itu ternyata memiliki wajah yang sama.
Tidak menutup kemungkinan ia datang ke masjid lain dengan KTP dan nama berbeda lagi.
Intinya bisa mengaku bernama siapa saja, yang pasti berlogat batak dan ini foto orangnya..,” tambahnya.
Oleh karena itu Hanny meminta Takmir Masjid untuk menyebar wajah yang ia sebut sebagai “penyusup misionaris” ini. Ia juga berkeinginan membina pria tersebut melalui Mualaf Center Indonesia.
Sekiranya berkenan, jika tertangkap mohon dilaporkan ke Sekretariat Bakorpa atau www.mualaf.com/pembinamualaf atau ke saya.. Sungguh saya ingin membina beliau ini..,” katanyanya seraya mengucapkan terima kasih.(tarbiyah.net)